SUKABUMISATU.com, CIBADAK — Kepergian Sutakin (55) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Pria paruh baya asal Kecamatan Cicurug tersebut tewas dalam kecelakaan maut usai sepeda motor Honda Vario F 6697 OF yang dikendarainya terlibat “adu banteng” dengan angkutan umum Colt Mini di Jalan Suryakencana, Cibadak, Selasa (28/07/2026) pagi.
Di ruang jenazah RSUD Sekarwangi Cibadak, tangis sang istri, Ibu Ettih, pecah tak terbendung. Ia tak pernah menyangka, lambaian tangan dan senyum suaminya saat pamit bekerja pada jam 8 pagi adalah momen terakhir mereka berdua.
Perjuangan Seorang Kepala Keluarga Pekerja Keras
Sutakin dikenal oleh keluarga dan tetangganya sebagai sosok suami dan ayah yang tak kenal lelah demi menghidupi istri serta 4 orang anaknya. Setiap hari, almarhum mengandalkan sepeda motornya untuk menggarap sawah orang lain hingga bekerja sebagai petugas kebersihan di kantor UPTD.
”Bapak mah tiap hari berangkat jam 8 pagi, pulang pas Maghrib. Ngurus sawah orang, kadang bersih-bersih juga di kantor UPTD. Cuma hari Jumat doang beliau mau libur,” kenang Ibu Ettih sambil mengusap air matanya.
Hari itu, Sutakin melaju menuju kawasan sawah di Pondok Kasir untuk memeriksa lahan pertanian pascapanen. Namun, takdir berkata lain ketika langkahnya terhenti di depan Pasar Labora Cibadak.
Obrolan Terakhir tentang Rumah Penuh Harapan
Sambil menggenggam saputangan orange, Bu Ettih mengenang percakapan hangat bersama almarhum pada malam sebelum musibah itu datang. Almarhum sempat membagikan mimpinya untuk membenahi kediaman mereka agar lebih nyaman.
”Semalam sempat ngobrol… Bapak bilang lagi mau rehab rumah. Katanya, ‘Nanti kalau kelak udah sehat mah mau dipindahin tanahnya ke sana… biar rumah kita terasa lega,'” tutur Bu Ettih menirukan ucapan suaminya.
Duka Mendalam Keponakan dan Keluarga
Keponakan korban, Wira, menceritakan detik-detik saat keluarga menerima kabar duka yang mengejutkan tersebut.
”Anak almarhum di Cicurug dapat kabar lalu telepon istri saya. Minta tolong dicek ke rumah sakit karena Mang Takin kecelakaan. Saya langsung lari ke sini,” ujar Wira dengan raut wajah terpukul.
Penanganan Kepolisian
Sebelumnya dilaporkan, kecelakaan maut terjadi saat mobil Colt Mini jurusan Sukabumi–Bogor yang dikemudikan Wildan mencoba mendahului truk di Jalan Suryakencana Cibadak. Benturan keras dengan sepeda motor korban tak terhindarkan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP.
Anggota Unit Lantas Polsek Cibadak, Aipda Emin, menyatakan pihak kepolisian telah mengevakuasi jasad korban serta mengamankan kedua kendaraan guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Kini, rencana sederhana almarhum Sutakin untuk membuat rumahnya terasa lebih “lega” telah pupus, namun kerja keras dan kasih sayangnya akan terus dikenang oleh istri dan keempat buah hatinya. (suhendi soex)












