Senin,27 April 2026
Pukul: 14:31 WIB

Terungkap! Ini Hasil Penyelidikan Polisi Soal Kaca Gedung PN Cibadak Seperti Tertembak Peluru

Terungkap! Ini Hasil Penyelidikan Polisi Soal Kaca Gedung PN Cibadak Seperti Tertembak Peluru

Rabu, 9 Agustus 2023
/ Pukul: 19:40 WIB
Rabu, 9 Agustus 2023
Pukul 19:40 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Jajaran Satreskrim Polres Sukabumi berhasil mengungkap penyebab pecahnya kaca ruangan kepaniteraan pidana Pengadilan Negeri (PN) Cibadak di Palabuhanratu. Bukan bekas peluru, polisi pastikan kaca pecah dan berlubang karena bandring atau ketapel.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Dian Pornomo, mengungkapkan pihaknya langsung melakukan penelusuran dan melakukan olah TKP setelah mendapat laporan dari PN Cibadak. Polisi tidak menemukan indikasi bekas tembakan atau pun teror.

“Kami sudah melakukan penyisiran dan ditemukan bahwasannya kejadian ini merupakan ulah dari anak yang bermain katapel,” ujar Dian Pornomo kepada wartawan, Rabu (09/08/2023).

Baca Juga  Pasar Murah Polres Sukabumi Sediakan 2 Ton Ayam Beku

Polisi juga menemukan batu kerikil di sekitar lokasi pecahan kaca. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi diketahui bahwa disamping di samping kantor PN Cibadak Kelas terdapat sebuah sekolah.

“Nah disitu anak-anak tersebut berkumpul pagi-pagi bermain katapel. Ini tidak ada kaitan teror atau apa. Ini ada barang bukti yang diamankan satu katapel,” jelasnya.

“Anak yang bermain katapel saat ini sedang dilakukan pemeriksaan unit PPA. Terus barang bukti juga kita amankan, berikut batu kerikilnya,” sambungnya.

Dengan terungkapnya penyebab kaca berlubang, kata Dian, yang sebelumnya terdengar oleh saksi atau pegawai pengadilan suara keras seperti ledakan itu diakibatkan benturan batu kerikil dari katapel yang dimainkan anak tersebut.

Baca Juga  Ancam Bunuh Korban, Begini Pengakuan Geng Motor Acungkan Pistol di Cisolok Sukabumi

“Dari pecahan kaca yang berlubang kalau suara ledakan, tadi dari saksi suara ledakan dari arah pecahan kaca. Jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi anak ke kaca atau TKP,” ucapnya.

Reporter: Khay | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Related Posts

Add New Playlist