Temui Ratusan Anggota PJTM, Dewi Asmara Sentil Arogansi dan Potensi Isu SARA di Tubuh Ormas

Reses Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Hj Dewi Asmara SH. MH di Cisaat Sukabumi. Rabu, (29/07/2026).

SUKABUMISATU.COM, CISAAT – Dinamika organisasi kemasyarakatan (ormas) di tingkat lokal kerap menjadi sorotan dalam peta politik dan sosial daerah. Menyadari krusialnya peran ormas sebagai pilar demokrasi di akar rumput, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Hj. Dewi Asmara SH. MH, memanfaatkan masa resesnya untuk melakukan pendidikan politik dan penguatan nilai HAM bersama Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) Korwil Sukabumi Utara.

​Kegiatan yang berlangsung di Gedung Disen, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (29/7/2026) ini dihadiri ratusan anggota PJTM, tokoh agama, serta jajaran TNI dan Polri. Dalam forum politik kewargaan tersebut, Dewi Asmara secara eksplisit mendorong penerapan P5HAM (Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia) di tubuh ormas.

Baca Juga  Pura-pura Hendak Beli Motor via Facebook, Pria Asal Nyalindung Diringkus Warga di Cisaat Sukabumi

Mendorong Transfomasi Ormas dari Citra Arrogansi ke Humanis

​Sebagai pimpinan Komisi XIII DPR RI yang membidangi reformasi hukum, HAM, dan kelembagaan, Dewi Asmara menegaskan bahwa posisi ormas dalam peta politik lokal tidak boleh sekadar menjadi wadah perebutan kepentingan atau ajang unjuk kekuatan. Sebaliknya, ormas harus bertransformasi menjadi elemen pelindung masyarakat.

​”Organisasi harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, dapat mengayomi dan membantu siapa saja yang membutuhkan. Setiap organisasi harus berperan aktif di lingkungan masing-masing dan menjaga kehormatan lembaga,” tegas politisi senior tersebut di hadapan peserta reses.

​Dewi mengingatkan bahwa stabilitas politik dan kondusivitas daerah sangat bergantung pada perilaku elemen masyarakat di lapangan. Oleh karena itu, praktik premanisme, tindakan diskriminatif, dan potensi gesekan berbasis SARA harus dikikis habis dari kultur berorganisasi.

Baca Juga  Karnaval Budaya Cibolang Kaler, Wabup Iyos Apresiasi Peranserta Masyarakat

Reses Sebagai Spektrum Pendidikan Politik Kebangsaan

​Langkah Dewi Asmara merangkul PJTM dinilai sebagai langkah strategis dalam menginternalisasi kebijakan nasional—khususnya prinsip-prinsip HAM—ke ranah lokal. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki ormas kedaerahan seperti PJTM dapat menjadi modal sosial yang sangat berharga jika diarahkan pada kegiatan inklusif dan edukatif.

​Ia secara khusus memberikan apresiasi atas rekam jejak dan kapasitas PJTM Korwil Sukabumi Utara yang dinilainya siap menjadi percontohan bagi ormas lain di Kabupaten Sukabumi.

​”Saya melihat Paguyuban Jampang Tandang Makalangan mempunyai kompetensi yang sangat luar biasa dan dapat memberikan contoh untuk organisasi yang lain. Saya sengaja menyampaikan hal ini agar semua organisasi, apa pun bentuknya, dapat memberikan kebaikan bagi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Sosialisasi Program Bangga Kencana, Anggota DPR RI: Menikah Harus di Usia yang Cukup

Reporter: Chuba Yusuf

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *