Air Mata dan Senyum Bahagia Puluhan Anak Yatim di Aula Kecamatan Cibadak

Camat Cibadak Mulyadi dalam kegiatan Santunan Anak Yatim, Gebyar 1 Muharram 1448 H.

CIBADAK, SUKABUMISATU.com – Suasana haru tak terbendung menyelimuti Aula Kantor Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (26/06/2026). Di tengah kekhusyukan bulan Muharam—yang kerap disebut sebagai bulannya anak yatim—puluhan pasang mata bocah-bocah mungil tampak berkaca-kaca, bukan karena sedih, melainkan karena kehangatan kepedulian yang mereka terima.

​Siang itu, Pemerintah Kecamatan Cibadak kembali menggelar agenda rutin tahunannya: memeluk dan berbagi kebahagiaan bersama puluhan anak yatim dari wilayah sekitar.

​Bagi anak-anak ini, kehadiran mereka di aula bukan sekadar untuk menerima amplop atau paket bantuan. Lebih dari itu, acara ini menjadi ruang di mana mereka merasa didengar, didekap, dan dianggap sebagai bagian penting dari keluarga besar masyarakat Cibadak.

Hasil Gotong Royong dan “Kencleng” Para ASN

​Ada cerita menyentuh di balik dana santunan yang dibagikan. Camat Cibadak, Mulyadi, membeberkan bahwa bantuan yang mengalir hari ini murni lahir dari ketulusan hati dan kocek pribadi para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta staf di lingkungan kecamatan yang saling patungan.

Baca Juga  Warga Cibadak Pertanyakan Bantuan Sosial yang Tak Lagi Cair, Ini Penjelasan dari Pihak Kecamatan dan Pendamping PKH

​”Ini sudah jadi agenda tahunan kami. Dana santunan ini dikumpulkan dari hasil gotong royong para ASN, staf kecamatan, dan beberapa pihak yang tergerak untuk ikut berpartisipasi,” ujar Mulyadi kepada SUKABUMISATU.com.

​Mulyadi berharap, sentuhan kecil dari aparatur pemerintah ini bisa menjadi pemantik semangat bagi anak-anak tersebut untuk tetap menatap masa depan dengan optimis.

​”Mudahan-mudahan bantuan yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri. Semoga ini jadi penyemangat agar mereka tumbuh menjadi generasi yang saleh, salehah, dan kelak bisa mengabdi untuk bangsa dan negara,” tambahnya dengan nada penuh harap.

Baca Juga  Gara-gara Sampah, Lahan Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar di Nagrak Sukabumi

Doa Tulus dari Sudut Kampung

​Apresiasi mendalam pun datang dari garis akar rumput. Ketua RW 21, Cucup Supiana, yang mendampingi langsung warganya, tidak bisa menyembunyikan rasa syukur atas konsistensi pihak kecamatan yang tidak pernah absen menengok anak-anak yatim setiap tahunnya.

​”Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Santunan anak yatim di Kecamatan Cibadak tahun ini kembali terlaksana dengan lancar,” kata Cucup.

​Di sela-sela acara, Cucup bersama perwakilan warga juga menyelipkan doa tulus untuk para pelayan masyarakat di Cibadak.

​”Kami bersama masyarakat mendoakan Bapak Camat dan seluruh staf agar selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya. Semoga kegiatan mulia ini bisa terus dirawat dan berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

​Pantauan SUKABUMISATU.com di lokasi, acara ditutup dengan bersalaman dan pelukan hangat. Senyum polos yang merekah dari wajah anak-anak yatim pasca-menerima santunan menjadi pemandangan paling menyejukkan di penghujung pekan ini—sebuah pengingat bahwa di tengah beratnya roda kehidupan, kepedulian sosial di Cibadak masih kokoh berdiri.

Baca Juga  Jadi Daya Tarik Warga, Pohon Pisang Merah Hiasi Halaman Kantor Kecamatan Cibadak

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *