SUKABUMISATU.COM, CIRACAP – Aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi. Seorang pemuda bernama Danil Lubis (25), warga Kampung Cisasak, Desa Ciracap, menjadi korban pembacokan setelah sebelumnya sempat janjian bertemu dengan pelaku melalui pesan singkat WhatsApp.
Peristiwa berdarah ini terjadi di depan Puskesmas Ciracap, Jalan H. Anwari, Kampung Nagrak Mukti, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Senin malam (11/05/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban dan terlapor berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp untuk bertemu di lokasi kejadian (TKP). Namun, setibanya di depan Puskesmas Ciracap, situasi justru memanas.
Terlapor yang datang bersama seorang temannya yang belum diketahui identitasnya, tiba-tiba menyerang korban secara membabi buta. Pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis celurit untuk melukai korban.
”Menurut keterangan korban, pelaku langsung menyerang menggunakan senjata tajam diduga jenis celurit ke bagian punggung dan paha sebelah kiri,” tulis laporan pihak kepolisian.
Sempat Terjadi Aksi Kejar-kejaran
Usai melancarkan aksinya, pelaku bersama rekannya langsung tancap gas menggunakan sepeda motor (R2) ke arah pusat Kecamatan Ciracap. Meski dalam kondisi terluka, Danil Lubis sempat berupaya mengejar pelaku menggunakan motor miliknya.
Nahas, sesampainya di Jalan H. Anwari, tepatnya di Kampung Babakan Sawah RT 025/007, korban kehilangan kendali dan terjatuh bersama kendaraannya. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pelaku untuk melarikan diri dari kejaran.
Kondisi Korban dan Penanganan Polisi
Akibat sabetan senjata tajam tersebut, Danil harus mendapatkan perawatan medis yang cukup serius. Ia mengalami luka robek di bagian punggung dengan 4 jahitan dan luka di paha sebelah kiri sebanyak 6 jahitan.
Saat ini, kasus dugaan penganiayaan tersebut telah ditangani oleh pihak berwajib. Unit Reskrim Polsek Ciracap tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas serta motif di balik penyerangan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengejar terduga pelaku yang identitasnya sudah mulai dikantongi.
Reporter: Maulana Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra










