SUKABUMISATU.com, LENGKONG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam membenahi infrastruktur di wilayah selatan terus digeber. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), kini giliran ruas jalan Lengkong-Mataram yang mulai tersentuh perbaikan.
Pengerjaan yang berlokasi di Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong ini merupakan bagian dari program rehabilitasi jalan kabupaten. Tujuannya jelas: mendongkrak kenyamanan dan menjamin keselamatan para pengguna jalan yang melintas.
Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, mengonfirmasi bahwa alat berat dan material sudah mulai diturunkan di lokasi. Proyek ini pun saat ini tengah digarap oleh pihak ketiga.
”Pekerjaan rehabilitasi ruas jalan Lengkong-Mataram saat ini sudah mulai dilaksanakan. Kami berharap kondisi jalan menjadi lebih baik sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ungkap Robi kepada awak media, Selasa (14/4/2026).
Detail Proyek dan Anggaran
Berdasarkan data yang dihimpun, proyek infrastruktur ini mengandalkan kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2026. Berikut adalah rincian teknis pengerjaannya:
Nilai Anggaran: Sekitar Rp373,8 Juta.
Pelaksana: CV Nayra Cahaya Konstruksi.
Target Waktu: 45 hari kalender.
Dimensi Jalan: Panjang ±520 meter dengan lebar 4 meter.
Teknis Pengerjaan
Robi menjelaskan, perbaikan jalan ini tidak sekadar menambal lubang, melainkan dilakukan dengan standar teknis yang kokoh agar tahan lama.
”Teknis pekerjaan meliputi pemasangan lapis pondasi agregat kelas A dan B di beberapa titik, dilanjutkan dengan lapisan penetrasi macadam, hingga tahap akhir berupa pelapisan hotmix jenis sand sheet,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada badan jalan, proyek ini juga mencakup pembangunan bahu jalan berbahan beton. Langkah ini diambil untuk memastikan konstruksi jalan lebih kuat dan tidak mudah tergerus air, terutama saat cuaca ekstrem.
Dampak Ekonomi
Dengan mulusnya akses Lengkong-Mataram, diharapkan urat nadi perekonomian warga di wilayah tersebut kembali berdenyut kencang. Akses transportasi yang lancar diyakini akan mempermudah distribusi hasil bumi dan mobilitas warga sehari-hari.
Dinas PU pun meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pengerjaan berlangsung dan mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi area proyek.
Editor: Redaksi











