SAGARANTEN – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, secara resmi meresmikan Gedung Sekretariat Bersama (Sekber) Sagaranten yang berlokasi di area perkantoran Kecamatan Sagaranten, Kamis (09/04/2026). Dalam peresmian tersebut, Bupati menekankan agar gedung dua lantai ini tidak menjadi “monumen mati”, melainkan harus menjadi pusat pergerakan sosial bagi masyarakat.
Gedung yang pembangunannya telah dirintis sejak tahun 2021 ini diproyeksikan menjadi wadah kolaborasi lintas organisasi dan elemen masyarakat di wilayah Sukabumi Selatan.
Bukan Sekadar Simbol, Tapi Ruang Kolaborasi
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Asjap ini menegaskan bahwa keberadaan Sekber harus berdampak nyata pada kondusivitas wilayah. Ia meminta warga Sagaranten terus mempererat silaturahmi guna mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.
”Mari kita terus menjaga kerukunan di Kabupaten Sukabumi, termasuk di Sagaranten. Manfaatkan gedung ini sebagai tempat bertukar pikiran dan berkolaborasi. Ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi rumah besar untuk memperkuat sinergi,” tegas Asep Japar saat diwawancara sukabumisatu.com
Ia juga memberikan tantangan kepada wilayah lain untuk menduplikasi langkah strategis yang dilakukan Kecamatan Sagaranten dalam menyatukan berbagai organisasi dalam satu wadah koordinasi.
Fondasi Spiritual dan Milad ke-18 Syahriahan
Momen peresmian ini terasa istimewa karena bertepatan dengan Milad Syahriahan ke-18. Bupati mengapresiasi konsistensi masyarakat Sagaranten dalam menjaga kegiatan keagamaan yang telah berjalan hampir dua dekade tersebut.
”Kegiatan syahriahan ini adalah fondasi kekuatan spiritual kita. Saya minta masyarakat tetap istiqomah menjalankan kegiatan ini sebagai penyeimbang kemajuan pembangunan fisik,” tambahnya.
Sejarah Panjang Sejak 2021
Di tempat yang sama, Camat Sagaranten, R. Aksan Bratadiredja, membeberkan bahwa berdirinya Sekber ini bukanlah proses instan. Ia menyebut gedung ini sebagai “tonggak sejarah” bagi masyarakat Sagaranten yang diperjuangkan sejak lima tahun lalu.
Awal Mula: Digagas tahun 2021 oleh warga dan Camat terdahulu.
Fasilitas: Bangunan dua lantai yang representatif.
Fungsi Utama: Pusat koordinasi lembaga keagamaan dan sosial.
”Ini adalah perjalanan panjang. Kami ingin gedung ini menjadi pusat koordinasi yang solid antar lembaga, sehingga sinkronisasi program pembangunan dan sosial di tingkat kecamatan bisa lebih cepat tuntas,” pungkas Aksan.
Reporter: Arismanto
Editor: Demi Pratama Adiputra












