Kios Kosong di Pasanggrahan Sagaranten Hangus Terbakar, Kerugian Capai Belasan Juta Rupiah

Lokasi rumah terbakar di Sagaranten. Sumber P2BK Sagaranten.

SUKABUMISATU.com – Sebuah kios kosong milik warga di Kampung Baros, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, hangus dilalap si jago merah pada Sabtu siang (21/03/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini sempat mengejutkan warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi.

​Berdasarkan laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, kobaran api menyasar bangunan permanen milik Uwen (61), warga Kampung Cimangir.

Kronologi Kejadian

​Peristiwa bermula saat seorang saksi mata, Deri Arisandi (40), yang merupakan tetangga korban, sedang bersantai di teras rumahnya. Saat itu, ia melihat kepulan asap tebal keluar dari dalam kios kosong tersebut.

Baca Juga  Panitia Pilkades Sagaranten: Empat Bakal Calon Lolos Verifikasi Berkas

​”Saksi melihat asap dari dalam kios, setelah dihampiri ternyata api sudah membakar bagian plafon belakang. Saksi langsung bergerak cepat menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Pos Sagaranten dan memberi tahu pemilik kios,” ujar Deniar Rumpaka, petugas P2BK Sagaranten dalam keterangan tertulisnya.

Dampak dan Kerugian

​Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, bangunan tersebut mengalami kerusakan pada bagian plafon atap dan dinding asbes bagian tengah. Konstruksi bangunan yang menggunakan baja ringan membantu mencegah api merembet lebih luas ke struktur utama.

​Kerugian materil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 10.000.000. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses pendalaman oleh pihak terkait.

Baca Juga  12 Desa di Sagaranten Segera Bentuk Koperasi Merah Putih Wujudkan Program Indonesia Emas

Upaya Penanganan

​Petugas gabungan yang terdiri dari P2BK Sagaranten, Damkar, Tagana, Trantib Kecamatan, Koramil 2211, Polsek Sagaranten, serta relawan IPSM dan warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan.

​”Kami sudah melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan Forkopimcam. Selain memadamkan api, petugas juga melakukan evakuasi pohon tumbang di sekitar lokasi untuk memastikan keamanan,” tambah Deniar.

​Pihak P2BK juga mengimbau kepada warga Sagaranten agar selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama kebakaran, meskipun bangunan dalam keadaan kosong.

Reporter: Aris

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *