SUKABUMISATU.com – Cuaca ekstrem kembali memicu musibah di wilayah Kabupaten Sukabumi. Akibat hujan deras dengan durasi lama, satu unit rumah milik Deden di Kampung Babakan Baru RT 03 RW 16, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, dilaporkan ambruk pada bagian dapurnya, Selasa malam (3/3/2026).
Peristiwa pilu ini terjadi sekitar pukul 23.20 WIB. Saat itu, hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan tersebut. Beban air yang tinggi diduga tak lagi mampu ditopang oleh rangka bangunan yang mulai menua.
Kronologi Kejadian
Menurut data dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, robohnya atap dapur tersebut dipicu oleh kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk.
”Bagian dapur ambruk total. Kondisi bangunan saat ini masuk kategori rusak berat dan sangat berisiko jika tetap dihuni,” ujar Mawaldi saat melakukan asesmen di lokasi kejadian.
Beruntung, musibah ini tidak memakan korban jiwa. Saat terdengar suara retakan kayu, Deden beserta lima anggota keluarganya langsung sigap menyelamatkan diri keluar rumah sebelum material bangunan menimpa area tersebut.
Langkah Penanganan
Hingga Rabu pagi, sejumlah unsur terkait mulai dari Camat Cibadak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Satpol PP telah meninjau lokasi untuk memastikan keselamatan warga.
Berikut adalah poin-main penanganan di lapangan:
Evakuasi: Keluarga korban (1 KK, 6 jiwa) saat ini sudah mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Koordinasi: Petugas merekomendasikan Pemdes Sukasirna untuk segera mengajukan bantuan ke Dinas Sosial, Baznas, serta Disperkim Kabupaten Sukabumi.
Keamanan: Sisa bangunan yang masih berdiri rencananya akan dibongkar total karena kondisinya yang miring dan membahayakan warga sekitar.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi kembali mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di bangunan dengan kondisi kayu yang sudah mulai rapuh.
”Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Kami meminta warga segera melapor jika melihat ada tanda-tanda kerusakan struktur bangunan akibat hujan,” tutup Mawaldi.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra







