Sabtu,9 Mei 2026
Pukul: 05:54 WIB

Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong SPPG Pakai Produk UMKM untuk Program MBG

Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong SPPG Pakai Produk UMKM untuk Program MBG

Rabu, 21 Januari 2026
/ Pukul: 17:45 WIB
Rabu, 21 Januari 2026
Pukul 17:45 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COMKomisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa semua Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib menggunakan bahan pangan dari pelaku UMKM lokal. Langkah ini dilakukan untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Sukabumi, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Ferry Supriyadi, anggota Komisi IV DPRD Sukabumi, menjelaskan bahwa penggunaan bahan impor justru dapat melemahkan peluang UMKM dan petani lokal. “Kita ingin setiap dapur SPPG memberi ruang bagi produk lokal agar ekonomi masyarakat desa tetap bergerak,” ujarnya saat meninjau salah satu dapur MBG di Kecamatan Surade.

Baca Juga  DPRD Sukabumi Terima Kritik Mahasiswa, Dialog Soal Reses Dibuka Lebar

Menurut Ferry, kebijakan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi warga, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas lokal. Dengan memprioritaskan produk UMKM, program MBG dapat mendorong peningkatan pendapatan pelaku usaha kecil dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

“Kami mendorong SPPG untuk membeli bahan pangan dari pelaku UMKM, karena ini akan memberi dampak nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kualitas program MBG,” tambah Ferry.

Program MBG sendiri dirancang untuk memastikan anak sekolah dan warga terdampak ekonomi mendapatkan asupan gizi yang cukup. Penggunaan produk lokal menjadi bagian dari strategi agar program ini berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan dari luar daerah.

Baca Juga  Ketua DPRD Sukabumi Soroti Peran Strategis Pengusaha Muda di Muscab HIPMI

Komisi IV DPRD juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan ini. Seluruh dapur SPPG harus dipastikan menjalankan arahan penggunaan produk UMKM agar manfaat ekonomi dan gizi dapat dirasakan secara optimal.

Selain meningkatkan gizi masyarakat, langkah ini diharapkan dapat memperkuat jaringan UMKM lokal. “Ini bukan sekadar program makan bergizi, tapi juga sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Ferry.

Dengan kebijakan tersebut, DPRD Kabupaten Sukabumi berharap program MBG menjadi contoh sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal. Dukungan ini dinilai dapat memberikan dampak positif jangka panjang.

Baca Juga  Siswa SMPN 1 Ciambar Tewas Tenggelam, Komisi IV DPRD Kab Sukabumi Segera Panggil Disdik dan Pihak Sekolah

Editor : Uga Hoeru Rabani

Related Posts

Add New Playlist