PLN Indonesia Power UBP Jabar 2 Pelabuhan Ratu, Berkolaborasi dengan PLN Group Resmikan Hunian Tetap Pascabencana di Jampang Tengah 

Bupati Sukabumi Asep Japar, secara simbolis membuka Hunian Tetap Kampung PLN persembahan dari PT PLN bagi penyintas bencana longsor Jampang Tengah. Kamis, (19/6/25).

SUKABUMISATU.com – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu (UBP JPR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana melalui peresmian dan serah terima 16 unit hunian tetap bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Kamis, (19/6/25).

Serah terima bantuan diwakili oleh Officer Humas, Keamanan, dan CSR UBP JPR, Bapak Robert David Carniago, yang secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada penerima manfaat.

Bantuan ini diberikan kepada masyarakat Jampang Tengah, sebuah wilayah yang terdampak bencana alam pada 4 Desember 2024 lalu. Pembangunan hunian ini merupakan bagian dari program recovery PLN Group sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar wilayah kerja. Sebanyak 16 unit rumah dibangun di lokasi aman dan strategis, dengan menggunakan material yang berasal dari produk samping pembangkitan listrik berupa fly ash, bottom ash, serta paving block hasil olahan internal UBP JPR, sehingga bernilai guna tinggi sekaligus ramah lingkungan.

Baca Juga  Sukabumi di Ambang Darurat Air: Karst Gunung Guha Kering Kerontang Karena Tambang

Kegiatan serah terima ini turut dihadiri oleh Bupati Sukabumi yang secara langsung membuka acara melalui sambutan resmi. Agenda kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan, pemberian santunan kepada warga, hingga prosesi pemotongan pita sebagai simbol diresmikannya hunian baru. Momentum ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan PLN Group dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana secara menyeluruh.

Pada kesempatan tersebut, Officer Humas, Keamanan, dan CSR UBP JPR, Bapak Robert David Carniago, menyampaikan bahwa pembangunan hunian tetap ini merupakan bentuk nyata kepedulian PLN Indonesia Power UBP JPR terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus implementasi dari prinsip tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun kembali harapan. Melalui pemanfaatan FABA (fly ash dan bottom ash) yang kami olah menjadi produk bernilai guna seperti batako dan paving block, kami menghadirkan solusi berkelanjutan yang ramah lingkungan serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana secara efisien,” ujarnya.

Baca Juga  Wabup Iyos Somantri Apresiasi LAZ Rabbani Bogor Yang Bantu Warga Penyintas Banjir Bandang Sagaranten
Bupati Sukabumi, Warga Penyintas dan Tim Indonesia Power.

Lebih lanjut, beliau menegaskan komitmen PLN Indonesia Power UBP JPR dalam mendukung upaya penanggulangan dan pemulihan bencana di Kabupaten Sukabumi.

“Kami akan terus berperan aktif bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan solusi jangka panjang yang tidak hanya memulihkan, tetapi juga memberdayakan. Hunian ini adalah awal dari kehidupan yang lebih baik dan aman bagi para penyintas,” tutup Robert.

Pembangunan rumah dilakukan secara kolaboratif dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi, keberlanjutan, dan pemberdayaan sumber daya lokal. Melalui pemanfaatan material sisa hasil pembangkitan, Proyek ini menjadi contoh penerapan prinsip circular economy di lingkungan pembangkit listrik yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Dengan hadirnya hunian tetap ini, diharapkan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman, nyaman, dan bermartabat. UBP JPR berkomitmen untuk terus hadir sebagai bagian dari solusi atas kebutuhan sosial dan lingkungan masyarakat, sejalan dengan semangat tanggung jawab sosial perusahaan. Inisiatif ini sekaligus menjadi simbol bahwa energi listrik yang dihasilkan tidak hanya menyalakan rumah, tetapi juga harapan dan masa depan yang lebih baik. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *