Anak Tenggelam di Sungai Cimandiri, Pencarian Masih Dilakukan

Kepala Desa Padabeunghar, P2BK, Polsek Jampang Tengah dan Koramil Jampang Tengah meninjau lokasi sungai Cimandiri. Rabu, (28/5/25).

SUKABUMISATU.com – Nasib nahas menimpa seorang remaja bernama Erwin (13), warga Kampung Kosambi, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang tengah, Kabupaten Sukabumi. Erwin dilaporkan tenggelam di Sungai Cimandiri, Rabu pagi (28/5) sekitar pukul 07.30 WIB.

Peristiwa itu bermula ketika Erwin bersama lima temannya, Depa, Adit, Fajril, Fergi, dan Rangga, bermain ke Sungai Cimandiri di kawasan Leuwi Panjang. Saat itu, Erwin hendak buang air besar di pinggir sungai. Diduga karena terpeleset, ia jatuh ke sungai dan langsung terbawa arus.

“Korban sempat melambaikan tangan minta tolong. Temannya, Depa, mencoba menolong tapi karena tidak bisa berenang, malah nyaris ikut tenggelam,” ujar Dadi Supardi, petugas P2BK Jampang tengah yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga  Dinas Bina Marga Jabar Tegaskan Batas Muatan Maksimal 8 Ton di Ruas Jalan Jampang Tengah–Kiara Dua

Beruntung Depa berhasil diselamatkan Adit. Namun, Erwin tak sempat terselamatkan dan langsung hilang di arus sungai yang cukup deras.

Hingga laporan ini dibuat, korban masih belum ditemukan. Petugas gabungan dari P2BK Jampang tengah, Pemdes Padabeunghar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur Kecamatan, dan warga setempat terus melakukan pencarian.

“Pagi ini cuaca cerah berawan, jadi pencarian masih terus dilakukan. Kita juga imbau warga sekitar untuk lebih waspada saat beraktivitas di sungai,” kata Dadi.

Pihak P2BK Jampang tengah juga telah melakukan assessment ke lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait, termasuk meminta bantuan tambahan personel dan alat pencarian.

Baca Juga  Bantah Insiden saat MPLS, Ini Kronologi Siswa SMPN 1 Ciambar Tewas Tenggelam versi Plt Kadisdik

Berdasarkan keterangan para saksi yang semuanya merupakan teman korban, kejadian berlangsung begitu cepat. Mereka pun segera melapor ke warga dan orang tua korban usai insiden itu.

“Data ini sifatnya masih awal, kalau ada perkembangan akan kita informasikan lebih lanjut,” jelas Dadi.

Untuk memudahkan koordinasi, BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Pusdalops membuka layanan call center di nomor (0266) 6323717. Selain itu, informasi perkembangan pencarian korban juga bisa dipantau melalui akun media sosial resmi BPBD Kabupaten Sukabumi. (Aris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *