Jumat,17 April 2026
Pukul: 19:09 WIB

Anak Tenggelam di Sungai Cimandiri, Pencarian Masih Dilakukan

Anak Tenggelam di Sungai Cimandiri, Pencarian Masih Dilakukan

Rabu, 28 Mei 2025
/ Pukul: 12:35 WIB
Rabu, 28 Mei 2025
Pukul 12:35 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Nasib nahas menimpa seorang remaja bernama Erwin (13), warga Kampung Kosambi, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang tengah, Kabupaten Sukabumi. Erwin dilaporkan tenggelam di Sungai Cimandiri, Rabu pagi (28/5) sekitar pukul 07.30 WIB.

Peristiwa itu bermula ketika Erwin bersama lima temannya, Depa, Adit, Fajril, Fergi, dan Rangga, bermain ke Sungai Cimandiri di kawasan Leuwi Panjang. Saat itu, Erwin hendak buang air besar di pinggir sungai. Diduga karena terpeleset, ia jatuh ke sungai dan langsung terbawa arus.

“Korban sempat melambaikan tangan minta tolong. Temannya, Depa, mencoba menolong tapi karena tidak bisa berenang, malah nyaris ikut tenggelam,” ujar Dadi Supardi, petugas P2BK Jampang tengah yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga  Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Saluran Air Cidadap Simpenan, Diduga Terpeleset Saat ke Sawah

Beruntung Depa berhasil diselamatkan Adit. Namun, Erwin tak sempat terselamatkan dan langsung hilang di arus sungai yang cukup deras.

Hingga laporan ini dibuat, korban masih belum ditemukan. Petugas gabungan dari P2BK Jampang tengah, Pemdes Padabeunghar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, unsur Kecamatan, dan warga setempat terus melakukan pencarian.

“Pagi ini cuaca cerah berawan, jadi pencarian masih terus dilakukan. Kita juga imbau warga sekitar untuk lebih waspada saat beraktivitas di sungai,” kata Dadi.

Pihak P2BK Jampang tengah juga telah melakukan assessment ke lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait, termasuk meminta bantuan tambahan personel dan alat pencarian.

Baca Juga  Tanggapan Kepala UPTD Bina Marga soal Ruas Jalan Padabeunghar-Kiara Dua Rusak Parah

Berdasarkan keterangan para saksi yang semuanya merupakan teman korban, kejadian berlangsung begitu cepat. Mereka pun segera melapor ke warga dan orang tua korban usai insiden itu.

“Data ini sifatnya masih awal, kalau ada perkembangan akan kita informasikan lebih lanjut,” jelas Dadi.

Untuk memudahkan koordinasi, BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Pusdalops membuka layanan call center di nomor (0266) 6323717. Selain itu, informasi perkembangan pencarian korban juga bisa dipantau melalui akun media sosial resmi BPBD Kabupaten Sukabumi. (Aris)

Related Posts

Add New Playlist