2 Orang Kakek Cekcok Hingga Maen Bacok di Sagaranten, Pelaku Diamankan Polisi

Anggota kepolisian Sektor Sagaranten berada di lokasi kejadian penganiayaan. Desa Puncak Manggis Sagaranten. Kamis, (22/5/25).

SUKABUMISATU.com – 2 orang Kakek terlibat perkelahian hingga menyebabkan salah satu dari mereka terluka parah dan dilarikan ke RSUD Sagaranten. Kamis, (22/5/25).

Kejadian berdarah tersebut terjadi di area Pesawahan Garapan masyarakat milik perkebunan PT Jasula Wangi, yang terletak di Kampung Bojonghaur Desa Puncakmanggis Sagaranten Sukabumi.

Pandi alias Mantri yang sudah berusia 70 tahun merupakan warga Desa Cicukang Purabaya, diduga dianiyaya pelaku Emud yang berusia 62 tahun sekitar pukul 13.00 wib disebuah lahan Garapan di Desa Puncakmanggis Sagaranten.

Dari keterangan saksi Bulloh (61) ia didatangi Maemunah (60) yang merupakan istri dari Pandi yang diduga sebagai pelaku penganiayaan. Maemunah meminta tolong untuk melerai kejadian perkelahian antara Pandi dan Emud di area pesawahan.

Baca Juga  3 Hari Hilang, Pencarian Warga Sagaranten di Sungai Cikaso Dihentikan

Tempat Kejadian Perkara. (Istimewa)

“Lalu saya menuju lokasi bersama Maemunah, dan setelah di lokasi saya mendapati sodara Pandi sudah dalam keadaan terluka dan berlumuran darah,” ungkap Buloh pada sukabumisatu.com Kamis, (22/5/2025).

Dari informasi yang dihimpun sukabumisatu.com diduga pelaku menggunakan senjata tajam dan tumpul karena ditemukan luka lebam dan luka robet dibagian kepala, pelipis mata, dan pundak.

Sementara itu Kapolsek Sagaranten melalui Kanit Reskrim Polsek Sagaranten Aiptu Yadi Supriyadi mengatakan saat ini terduga pelaku sudah di amankan sementara itu korban dalam keadaan masih hidup dan sudah mendapat perawatan di RSUD Sagaranten.

Baca Juga  Kasus Tipu Gelap Pangkalan Gas, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Sukabumi Divonis 3 Tahun Penjara

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman kasus, adapun barang bukti berupa barang tumpul atau sajam belum di pastikan dan menunggu hasil pemeriksaan,” pungkasnya. (Aris).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *