Ketua IDI Beri Tanggapan Pada Kasus Oknum Dokter Yang Terlibat Penganiyaan Perempuan di Cibadak

Ilustrasi AI

SUKABUMISATU.com – Kasus dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang oknum dokter dengan warga di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, tengah ditangani Polsek Cibadak. Peristiwa ini bermula dari konflik antara dua pihak yang diketahui memiliki hubungan kerja, dan kini berujung pada saling lapor ke pihak kepolisian.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi, dr. Asep Suherman, yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur RSUD Sekarwangi, mengaku belum bisa memberikan tanggapan terkait kasus tersebut. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan data bahwa nama oknum dokter yang dilaporkan merupakan anggota IDI Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga  Bupati Marwan Hamami Tegaskan PIT Ikatan Dokter Indonesia Tingkatkan Pengetahuan Sesuai Perkembangan Zaman

“Saya cari datanya, nama tersebut belum menjadi anggota IDI Kabupaten Sukabumi. Jadi saya belum sempat konfirmasi dan belum menerima laporan, sehingga belum bisa menanggapi,” ujarnya saat dimintai keterangan.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan saling tuding antara pihak ZL, yang diketahui membuka praktik klinik di Jalan Raya Karangtengah–Cibadak, dan NH, seorang penyedia mebel yang merupakan rekanan kerja ZL.

Menurut salah satu saksi berinisial RM, konflik bermula dari kesalahpahaman terkait pemesanan barang oleh ZL kepada NH dan suaminya. “Diduga ada kesalahpahaman antara kedua belah pihak, sehingga memicu keributan antara dokter dengan pengusaha mebel,” kata RM saat ditemui di Polsek Cibadak pada Minggu (20/04).

Baca Juga  Kedok Investasi 'Food Tray' Berujung Jeruji, Oknum Dokter Muda di Sukabumi Tilap Uang IRT Setengah Miliar!

Upaya mediasi yang dilakukan dikabarkan tidak membuahkan hasil, dan akhirnya kedua belah pihak memilih menempuh jalur hukum.

Pihak kepolisian masih terus mendalami laporan dari masing-masing pihak untuk mengungkap kronologi dan fakta-fakta di balik kasus ini. (Candra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *