SUKABUMISATU.com, CIRACAP – Kabar duka menyelimuti kawasan wisata Pantai Tenda Biru, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Tiga orang wisatawan dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di spot Alor Cilangkob pada Senin, 23 Maret 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, musibah ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, satu korban bocah berusia 8 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD), sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danposal) Ujung Genteng, Lettu Andri Kurniawan, membenarkan peristiwa laka laut tersebut. Menurutnya, kejadian bermula saat para korban tengah menikmati liburan dengan berenang di sekitar Pantai Tenda Biru.
”Benar, telah terjadi laka laut yang melibatkan tiga orang pengunjung. Berdasarkan kronologis di lapangan, korban pertama sempat ditolong oleh orang tuanya, namun nahas orang tua korban dan satu orang lainnya justru ikut terseret arus dan hilang,” ungkap Lettu Andri dalam keterangan resminya.

Identitas Korban dan Kronologi Kejadian
Berikut adalah identitas para korban berdasarkan laporan dari lapangan:
Aden (8 tahun): Pelajar asal Kp. Cikiray, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu. Korban telah ditemukan namun dalam keadaan Meninggal Dunia.
Ujang Abduloh (30 tahun): Wiraswasta, beralamat di Kp. Cikiray, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu. Status: Masih dalam pencarian.
Korban Ketiga: Identitas masih dalam proses pendataan dan statusnya masih dalam pencarian.
Saksi mata di lokasi, Samsu (30) dan Congay (52), menyebutkan bahwa aksi penyelamatan sempat dilakukan saat korban pertama mulai terseret arus. Orang tua korban (Ujang Abduloh) berusaha memberikan pertolongan, namun kuatnya arus laut di wilayah Alor Cilangkob membuat mereka terhempas hingga ke tengah. Korban ketiga yang berniat membantu pun ikut hilang tertelan ombak.
Upaya Pencarian Tim SAR Gabungan
Sejak pukul 13.30 WIB, Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI AL, Polairud, relawan, dan nelayan setempat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran.
Adapun ciri-ciri korban yang masih hilang (Ujang Abduloh) dilaporkan memiliki tinggi badan sekitar 163 cm, rambut hitam pendek, kulit sawo matang, dan terakhir terlihat mengenakan kolor merah. Sementara korban lainnya menggunakan baju hijau dan celana hitam.
”Sampai pukul 14.00 WIB, pencarian masih terus dilakukan secara intensif. Cuaca di perairan selatan Kabupaten Sukabumi memang kerap berubah dengan cepat, sehingga kami mengimbau warga dan pengunjung untuk selalu waspada,” tambah Lettu Andri.
Petugas di lapangan juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta memberikan imbauan kepada para wisatawan di sekitar Ujunggenteng agar lebih memperhatikan faktor keselamatan saat bermain di bibir pantai.
Hingga berita ini diterbitkan, perkembangan situasi di lokasi (Bangsit) terus dimonitor oleh petugas. Tim SAR gabungan berharap kedua korban dapat segera ditemukan.
Reporter: Maulana Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra












