SUKABUMISATU.com, Palabuhanratu – Langkah tegas Polres Sukabumi menaikkan status kasus kecelakaan “Jetski Maut” ke tahap penyidikan mendapat dukungan penuh dari parlemen. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi meminta kepolisian tidak ragu menyeret pihak-pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya nyawa wisatawan dalam insiden berdarah di perairan Sukabumi tersebut.
Usut Tuntas Kelalaian Pengelola
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa peningkatan status ke penyidikan adalah sinyal kuat bahwa ada dugaan pelanggaran SOP atau kelalaian fatal. Ia menegaskan, hukum harus menjadi panglima agar pengusaha wisata tidak hanya mengejar profit namun mengabaikan keselamatan nyawa.
”Kami apresiasi Polres Sukabumi. Ini bukan sekadar kecelakaan biasa, ini soal nyawa. Kami mendorong penegakan hukum yang transparan. Siapa yang lalai? Apakah operatornya, atau pemilik usahanya yang tidak menyediakan standar pengamanan? Semua harus dibuka ke publik,” tegasnya kepada awak media.
Flashback: Tragedi yang Mencoreng Wisata Bahari
Sebagai informasi, kasus ini bermula dari insiden maut yang terjadi di kawasan wisata pantai beberapa waktu lalu. Sebuah unit jetski yang tengah beroperasi menghantam wisatawan hingga mengakibatkan korban jiwa. Kejadian ini sempat memicu kemarahan publik karena diduga adanya tumpang tindih antara zona berenang dan jalur kendaraan air (jetski) yang tidak terawasi dengan ketat.
Kritik pedas pun mengalir karena saat kejadian, standar keselamatan seperti penggunaan life jacket yang memadai hingga pembatas area (buoy) dianggap masih sangat minim di lokasi kejadian.
Desak Audit Total Wisata Bahari
Tak hanya soal hukum, Komisi II juga menyoroti bobroknya pengawasan di lapangan. Pihaknya mendesak Dinas Pariwisata untuk melakukan audit total terhadap seluruh izin usaha olahraga air di sepanjang pesisir Sukabumi.
”Jangan tunggu ada korban lagi baru sibuk berbenah. Kami minta segera ada zonasi yang jelas. Jalur jetski tidak boleh menyatu dengan area berenang anak-anak dan keluarga. Jika pengelola tidak bisa menjamin keamanan, cabut izinnya!” tambahnya dengan nada bicara yang tajam.
Poin Tuntutan DPRD Kabupaten Sukabumi:
- Polres Sukabumi: Segera tetapkan tersangka jika alat bukti sudah mencukupi agar ada kepastian hukum.
- Dinas Pariwisata: Lakukan sertifikasi ulang terhadap seluruh pemandu dan operator water sport.
- Pengusaha Wisata: Wajib mengasuransikan wisatawan dan menyediakan alat keselamatan standar internasional.
Tragedi ini menjadi ujian bagi kredibilitas pariwisata Kabupaten Sukabumi di mata nasional. Publik kini menunggu, sejauh mana hukum akan menyentuh para aktor di balik kelalaian “Jetski Maut” ini.
Reporter: Chuba Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra









