SUKABUMISATU.com – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi. Hujan deras disertai angin kencang dan hujan es mengguyur tiga kecamatan pada Minggu sore (5/10/2025), menyebabkan puluhan rumah rusak dan sejumlah pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan wilayah terdampak meliputi Kecamatan Bojonggenteng, Parakansalak, dan Patung Kuda.
“Benar, kejadian kemarin sore itu ada tiga kecamatan yang terdampak akibat angin kencang, hujan deras, bahkan disertai hujan es di sekitar Kecamatan Bojonggenteng,” ungkap Deden, Senin (6/10/2025).

Hingga Senin pagi, tim URC PUSDALOPS-PB dan P2BK masih melakukan asesmen di lapangan untuk mendata jumlah rumah dan fasilitas yang rusak.
“Data sementara sudah masuk sekitar 70 rumah lebih yang mengalami kerusakan di dua desa, dan asesmen masih terus dilakukan,” jelasnya.
Jenis kerusakan bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Sejumlah rumah dilaporkan tertimpa pohon tumbang akibat kencangnya hembusan angin.
BPBD juga menyiapkan langkah penanganan darurat apabila kondisi di lapangan memerlukan tindak lanjut cepat. “Kita masih menunggu hasil survei tim di lapangan. Jika dibutuhkan, kita akan segera buka posko tenda darurat,” tambah Deden.
Lebih lanjut, Deden mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam waktu dekat.
“Kami sudah menerima peringatan dari BMKG bahwa dalam tiga bulan ke depan wilayah Sukabumi berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Kami sudah mengeluarkan surat edaran kepada para camat agar meningkatkan kesiapsiagaan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengimbau warga agar menghindari berteduh di bawah pohon besar atau bangunan rapuh, serta memastikan lingkungan sekitar aman saat hujan lebat disertai angin.
Reporter: Mawaldi
Editor: Demi Pratama Adiputra










