Senin,20 Mei 2024
Pukul: 10:47 WIB

Tak Kunjung Terealisasi, Relokasi Jembatan Lalay di Warungkiara Nunggu Korban Jiwa?

Tak Kunjung Terealisasi, Relokasi Jembatan Lalay di Warungkiara Nunggu Korban Jiwa?

Minggu, 18 Juni 2023
/ Pukul: 12:06 WIB
Minggu, 18 Juni 2023
Pukul 12:06 WIB
Jembatan Lalay di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Keberadaan Jembatan Lalay di warungkiara/">Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi membuat warga resah. Perbaikan jembatan hingga rencana relokasi tak kunjung terealisasi, warga khawatir kondisi jembatan gantung yang sudah memprihatinkan tersebut bisa menimbulkan korban jiwa.

Jembatan gantung yang berada di Kampung Lalay, Desa Sirnajaya, ini menjadi akses utama bagi warga. Jembatan yang membentang di atas Sungai Cimandiri ini menjadi akses penting bagi warga Mekarjaya, Sirnajaya, Bantarkalong, dan Hegarmanah.

“Saat ini jembatan tersebut kondisinya sudah memprihatinkan lagi. Kami khawatir ada kejadian yang tidak diinginkan jika jembatan tersebut tidak diperbaiki,” ujar Paridudin, warga Desa Hegarmanah kepada sukabumisatu.com, Sabtu (17/6/2023).

Kondisi jembatan tersebut memang cukup rawan untuk dilintasi. Besi penyangga jembatan hampir sudah keropos dan hampir patah.

Bagian lantai jembatan yang terbuat dari kayu juga sudah banyak yang bolong. Tak cuma itu, bagian kawat seling yang menjadi penahan jembatan pun kondisinya hampir putus.

“Malah dulu sempat jembatan tersebut posisinya jadi miring. Saat itu diperbaki secara swadaya oleh masyarakat,” kata dia.

Kondisi kerusakan Jembatan Lalay di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. (Foto: Istimewa)

Paridudin mengatakan, warga beberapa kali melakukan perbaikan jembatan secara swadaya. Namun, perbaikan yang dilakukan tidak bisa dilakukan secara masif karena terkendala terbatasnya dana.

“Sempat ada rencana pemindahan lokasi jembatan bahkan sudah ada pembebasan lahan. Kalau enggak salah itu sejak 2007 dan sampai sekarang tak terealisasi,” tambah Paridudin.

Paridudin menjelaskan, keberadaan Jembatan Lalay sangat penting bagi warga. Jembatan ini menjadi akses penghubung ke wilayah perniagaan di Warungkiara.

“Sebetulnya ada akses lain yaitu lewat jembatan Hegarmanah-Desa Tarisi. Tapi muternya jauh, untuk ke pasar saja jaraknya jadi sekira 16 kilometer,” kata dia.

“Jadi meski pun kondisinya sudah rusak, mau roda dua atau bahkan roda empat juga masih lewat Jembatan Lalay. Soalnya, aksesnya lebih dekat,” tutur dia.

Senada dengan Paridudin, warga lainnya Asep Awaludin, berharap pemerintah segera bertindak. Ia berharap relokasi maupun perbaikan Jembatan Lalay segera terealisasi.

“Soalnya sudah lama banget kan wacananya. Mudah-mudahan pemerintah buka mata, segera mengambil tindakan,” tukasnya.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Related Posts

Add New Playlist