Simak! Begini Kronologi Remaja Tewas Jatuh ke Jurang di Panenjoan Geopark Ciletuh

SUKABUMISATU.COM – Seorang remaja, Saep (18), tewas usai terjatuh ke jurang di Objek Wisata Panenjoan, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah saksi mata mengungkap kronologi kejadian mengerikan di salah satu spot wisata favorit di Kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu tersebut.

Seperti yang diungkapkan Kades Tamanjaya, Entis Sutisna. Berdasarkan laporan yang Ia terima, para saksi menyebutkan sebelum kejadian korban berkumpul bersama teman-temanya di Panenjoan.

“Kejadiannya malam, sekitar jam sepuluh lebih. Jadi korban itu, kata para saksi, pergi menjauh karena sedang telponan,” kata Entis kepada sukabumisatu.com, Selasa (14/3/2023).

Baca Juga  Warung di Parungkuda Ludes Terbakar, Satu Orang Alami Luka Bakar Serius

Saep berjalan ke arah tebing sambil mengangkat telpon serta membawa segelas kopi. Sejumlah rekan setongkrongan Saep pun sempat mencarinya saat hendak bubar.

“Di lokasi tu hanya ditemukan sendal jepit milik korban. Teman-teman korban lagsung laporan ke warga sampai informasi tembus ke kepolisian dan juga aparat setempat,” kata Entis.

Tak lama usai mendapat laporan, unsur Forkopimcam Kecamatan Ciemas bersama para petugas langsung melakukan pencarian. Jenazah korban ditemukan di dasar jurang.

“Pencarian saat malam hari pun sulit di lakukan, karena medan yang terjal. Itu kan pisisinya curam ya, dan rimbun,” kata Entis.

Baca Juga  Menelusuri ‘Laboratorium Alam’ Sukabumi yang Menjadi Incaran Ilmuwan Eropa Sejak Awal Abad 19

Untuk diketahui, Saep merupakan warga Kampung Bojonglame, Desa Caringin Nunggal, Kecamatan Waluran. Proses evakuasi jenazah dilakukan petugas gabungan bersama warga.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *