SUKABUMISATU.com — Berakhirnya masa libur panjang sekolah memicu lonjakan volume kendaraan yang signifikan di wilayah Kabupaten Sukabumi pada akhir pekan ini. Ratusan kendaraan dari luar kota terpantau mengular panjang memadati jalur-jalur arteri utama, membuat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi bergerak cepat menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan. Sabtu, (11/07/2026).
Berdasarkan pantauan langsung tim sukabumisatu.com di lapangan pada rentang pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, kepadatan dan antrean arus lalu lintas melanda beberapa titik krusial dari dua arah, di antaranya:
- Kawasan Exit Tol hingga Kilometer 72
- Sepanjang ruas Jalan Siliwangi
- Kawasan Jalan Suryakencana
- Area Jalan Perintis Kemerdekaan
Lonjakan volume kendaraan ini didominasi oleh pergerakan wisatawan yang datang dari arah Bogor, Jakarta, Cianjur, serta Bandung. Mengingat hari Senin esok para siswa sudah mulai kembali beraktivitas di sekolah, akhir pekan ini dipastikan menjadi puncak pergerakan para pelancong yang mengarah ke pusat Sukabumi maupun kawasan wisata sekitarnya.
Menyikapi antrean kendaraan yang terus memanjang hingga menjelang siang hari, Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Yoga, mengonfirmasi kondisi tersebut. Saat ditemui di pos pengamanan kawasan Simpang Ratu, ia menyampaikan laporan situasi lalu lintas terkini.
”Situasi arus lalu lintas terupdate terakhir pukul 11.15 WIB, kemeriahan (kepadatan) terjadi dari jalur Puncak ataupun Jakarta Bogor yang mengarah ke wisata ataupun arah Sukabumi Kota,” ungkap Ipda Yoga kepada sukabumisatu.com.
Sebagai langkah taktis untuk mengurai potensi stuck (kemacetan total) di jalur-jalur utama, kepolisian telah menyebar personelnya ke lokasi-lokasi strategis.
”Saat ini anggota telah tergelar di titik-titik simpul kemacetan. Prioritas anggota saat ini adalah mengurai arus menuju arah timur, yakni arah wisata maupun arah Sukabumi Kota,” jelasnya.
Melihat kondisi arus lalu lintas yang cukup padat merayap, Ipda Yoga memberikan peringatan tegas kepada para pengguna jalan agar tetap mengutamakan kedisiplinan dan ketertiban.
”Himbauan untuk semua para pengendara, tetaplah bersabar, berjalan sesuai antrean, dan tidak melakukan pelambungan,” tegas Ipda Yoga.
Aksi pelambungan—atau menyerobot lajur berlawanan—disebut kerap menjadi pemicu utama matinya arus lalu lintas di jalur-jalur sempit Sukabumi. Di akhir keterangannya, Ipda Yoga memastikan bahwa kepolisian akan terus bersiaga penuh.
”Insyaallah Satlantas Polres Sukabumi tergelar untuk membantu kelancaran semua kendaraan, baik yang mengarah ke Jakarta maupun ke Sukabumi Kota,” pungkasnya.
Reporter: Suhendi Soex












