Penuh Haru dan Syukur, Masjid Thoriiqu Zulfiani di Bukit Nagrak Residence Sukabumi Resmi Diresmikan

Peresmian Masjid Thoriiqu Zulfiani, Perum Bukit Nagrak Residence, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Minggu, (19/07/2026).

SUKABUMISATU.com – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Perum Bukit Nagrak Residence, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Rumah ibadah yang dinanti-nanti warga, Masjid Thoriiqu Zulfiani, akhirnya resmi diresmikan pada Minggu (19/07/2026).

​Berdirinya masjid ini menjadi bukti nyata kuatnya semangat gotong royong warga, dukungan para donatur, serta komitmen nyata dari Yayasan Mimbar Al Tauhid dalam menghadirkan sarana ibadah yang layak bagi masyarakat setempat.

​Pantauan di lokasi, prosesi peresmian berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh tokoh agama, pengurus yayasan, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), pihak pengembang (developer) perumahan, serta ratusan warga yang antusias menyambut kehadiran pusat ibadah baru mereka.

Apresiasi untuk Developer dan Capaian 108 Masjid

​Ketua MUI Kecamatan Nagrak, Ustadz Dadang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus rasa terima kasih kepada pihak developer yang telah berlapang dada mewakafkan sebagian lahannya demi kepentingan umat.

​”Kami mengucapkan terima kasih kepada developer yang telah mewakafkan sebagian tanahnya untuk Masjid Thoriiqu Zulfiani. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir tanpa terputus,” ujar Ustadz Dadang.

Baca Juga  Posyandu Cempaka Desa Cisarua Nagrak Sukabumi, Masuk Posyandu Terbaik Jabar

​Di tempat yang sama, Ketua Harian Yayasan Mimbar Al Tauhid, Ustadz Nasirin, yang hadir mewakili Ketua Umum yayasan, memaparkan bahwa Masjid Thoriiqu Zulfiani ini merupakan bagian dari program dakwah dan pembangunan masjid yang masif dilakukan oleh pihak yayasan.

​”Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu pembangunan masjid ini. Masjid Thoriiqu Zulfiani menjadi bagian dari total 108 masjid yang telah kami bangun, khususnya tersebar di Pulau Jawa dan Jawa Barat,” terang Ustadz Nasirin.

​Rasa lega dan syukur juga diungkapkan oleh Wakil Ketua DKM Masjid Thoriiqu Zulfiani, Muhammad Arif. Ia memastikan bahwa dengan rampungnya pembangunan ini, sarana fisik masjid kini sudah siap 100 persen untuk digunakan beribadah dan menggelar berbagai kegiatan keagamaan warga.

Tantangan Utama: Memakmurkan Masjid

Baca Juga  Gara-gara Sampah, Lahan Seluas 1.000 Meter Persegi Terbakar di Nagrak Sukabumi

​Sementara itu, Developer Perum Bukit Nagrak Residence, H. Amirulloh, mengakui bahwa perjalanan untuk mendirikan masjid ini tidaklah mudah dan penuh dinamika. Namun, berkat kekompakan warga yang solid serta sokongan para donatur, cita-cita memiliki rumah ibadah mandiri akhirnya terwujud.

​Meski demikian, H. Amirulloh mengingatkan bahwa selesainya bangunan fisik barulah babak awal dari perjuangan yang sesungguhnya.

​”Yang paling berat itu bukan membangunnya, tetapi bagaimana kita bersama-sama memakmurkannya. Mari kita jadikan masjid ini sebagai tempat mendidik anak-anak kita menjadi generasi yang saleh dan salehah,” pesan H. Amirulloh.

​Ia juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga apabila selama proses pembangunan berlangsung masih terdapat kekurangan di sana-sini.

Simbol Pemersatu dan Investasi Akhirat

​Peresmian Masjid Thoriiqu Zulfiani kini menjadi momentum penting bagi masyarakat di kawasan Desa Nagrak Selatan. Lebih dari sekadar bangunan fisik yang megah, masjid ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi:

  • ​Pusat persatuan dan silaturahmi antarwarga.
  • ​Wadah syiar dakwah Islam yang menyejukkan.
  • ​Pusat pembinaan karakter dan moral generasi penerus di tengah pesatnya perkembangan kawasan permukiman di Sukabumi.
Baca Juga  Geger! Seorang Pria Tewas Tergantung dengan Kaki Menyentuh Tanah di Nagrak Sukabumi

​Dengan fondasi gotong royong yang kuat, Masjid Thoriiqu Zulfiani kini berdiri kokoh. Menjadi simbol kebersamaan sekaligus investasi akhirat yang nyata bagi seluruh pihak yang telah menginfakkan tenaga, pikiran, maupun materinya.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Mawaldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *