SUKABUMISATU.com – Duka akibat bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, belum sepenuhnya surut. Selain merendam ratusan rumah warga, terjangan air bah juga merusak sejumlah fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.
Sejumlah ruang kelas ambruk, buku pelajaran hanyut terbawa arus, dan perabot sekolah tak lagi bisa digunakan. Aktivitas belajar mengajar pun terhenti sementara. Beberapa sekolah terpaksa memindahkan kegiatan belajar ke lokasi darurat dengan sarana seadanya.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi IV, Dila Nurdian, turun langsung meninjau kondisi sekolah terdampak. Dalam kunjungan tersebut, ia juga menyalurkan bantuan kebutuhan mendesak bagi warga dan pelajar yang terdampak banjir.
“Kita tidak hanya fokus pada pemulihan rumah warga, tapi juga fasilitas pendidikan. Anak-anak harus tetap bisa belajar meski dalam kondisi sulit,” ujar Dila di lokasi, Kamis (30/10/2025).
Dila menegaskan, DPRD akan mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pendataan dan perbaikan sarana sekolah yang rusak. Menurutnya, pendidikan tidak boleh berhenti meskipun bencana melanda.
“Kami akan dorong agar anggaran darurat atau bantuan provinsi bisa diprioritaskan untuk pemulihan sekolah. Ini menyangkut masa depan anak-anak di Cisolok,” tambahnya.
Bencana banjir bandang di Cisolok terjadi pada Senin (27/10/2025) sore setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Sedikitnya puluhan rumah rusak berat, ratusan warga mengungsi, dan sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan.











