SUKABUMISATU.com – Teka-teki sosok “Mister J” yang selama ini dipingit Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akhirnya tuntas tas! Bukan lagi sekadar bisik-bisik tetangga, sosok di balik inisial tersebut resmi dikonfirmasi sebagai Presiden Joko Widodo.
Efeknya? DPD PSI Kabupaten Sukabumi langsung pasang gigi lima. Tak tanggung-tanggung, struktur partai bakal dipreteli hingga ke level “akar rumput” paling bawah: Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Mandat Makassar: Habis-habisan!
Keputusan ini merupakan buntut dari Rakernas PSI di Makassar, Sabtu (31/1/2026). Di depan para kader, Jokowi memberikan orasi yang membakar semangat dengan nada yang tak lagi main-main.
”Saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI!” tegas Jokowi, yang disambut riuh para kader—termasuk rombongan dari Sukabumi.
Pernyataan ini seolah menjadi “ijazah” resmi bagi partai berlogo gajah ini untuk melaju kencang, apalagi kursi Ketua Umum kini diduduki oleh sang putra bungsu, Kaesang Pangarep.
Target April: Sukabumi Harus ‘Beberes’
Ketua DPD PSI Kabupaten Sukabumi, Dede Latif, mengaku tak ingin membuang waktu. Target besar sudah dipasang: struktur organisasi hingga tingkat Ranting dan TPS harus rampung paling lambat April 2026.
Kenapa April? Usut punya usut, PSI Sukabumi punya hajat besar yaitu Rakorda. Dan kabarnya, sang “Mister J” alias Jokowi sendiri yang dijadwalkan hadir menengok Bumi Palabuhanratu hingga kaki Gunung Gede Pangrango tersebut.
”Kita fokus penuh pembentukan Ranting dan TPS. Semua akan disiapkan matang-matang sebelum April tiba. Insya Allah, Pak Presiden akan berkunjung ke Sukabumi dalam Rakorda nanti,” ujar Dede Latif dengan nada optimis.
Bukan Sekadar Janji ‘Gula’
Dede menegaskan, gerakan PSI di Sukabumi kali ini bukan cuma gerakan baliho di pinggir jalan nasional. Ia menjanjikan pemantauan ketat agar struktur yang dibentuk benar-benar berisi orang, bukan sekadar nama di atas kertas.
”Kita tidak ingin hanya sebatas janji kosong. Begitu Rakorda tiba, kita sudah dalam kondisi terbaik dan siap tempur,” tambahnya.
Publik Sukabumi kini tinggal menunggu, apakah “Gas Pol” ala PSI ini benar-benar bisa merebut hati warga di tengah kepungan partai-partai raksasa lainnya di Sukabumi, atau justru kehadiran Jokowi bakal jadi game changer di peta politik lokal?
Editor: Demi Pratama Adiputra










