SUKABUMISATU.com – Sukabumi bukan hanya terkenal dengan alamnya yang indah, tetapi juga kaya akan ragam kuliner khas yang unik dan menggoda selera. Mulai dari sarapan hangat, camilan manis, hingga ikon kuliner yang sudah menjadi legenda, semua bisa ditemukan di kota ini.

Nasi Ungu, Ikon Kuliner dari Bunga Telang
Kalau biasanya nasi uduk berwarna putih, di Sukabumi ada versi uniknya: nasi uduk ungu. Warna cantik ini berasal dari bunga telang, tanaman herbal dengan segudang manfaat. Pelopor nasi ungu di Sukabumi adalah Rumah Makan Mami Ungu yang kini menjadi destinasi kuliner tersendiri. Harga seporsinya mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 30.000 tergantung lauk yang dipilih.

Geco, Perpaduan Tauge dan Tauco yang Menggugah Selera
Geco—singkatan dari tauge dan tauco—menjadi salah satu kuliner khas Sunda yang populer di Sukabumi. Isinya sederhana: mie, tauge, tahu, ketupat, dan tauco. Meski sederhana, rasa gurih-manisnya bikin nagih. Harganya pun ramah di kantong, berkisar Rp 8.000–Rp 10.000 per porsi.

Roti Priangan, Oleh-Oleh Sejak 1943
Untuk buah tangan, Roti Priangan adalah pilihan tepat. Roti manis dengan tekstur lembut ini sudah eksis sejak 1943 dan masih mempertahankan resep aslinya. Varian roti isi dijual Rp 6.000, sementara roti tawar ukuran besar sekitar Rp 10.000. Pabriknya berada di Jalan Parigi No. 31, tapi roti ini juga banyak dijual di toko dan gerobak keliling.

Bubur Ayam Bunut, Sarapan Legendaris di Dekat RS Bunut
Bubur ayam ini sudah menjadi bagian dari sejarah kuliner Sukabumi. Bedanya dengan bubur biasa adalah topping-nya yang melimpah: kacang kedelai, suwiran ayam, bawang goreng, cakwe, dan masih banyak lagi. Lokasinya di Jalan Siliwangi No. 39, Cikole, berdekatan dengan RSUD R Syamsudin SH.

Mochi Kaswari, Manis Lembut dalam Anyaman Bambu
Siapa yang tak kenal Mochi Lampion Kaswari? Camilan kenyal dengan isian kacang tanah manis ini dikemas dalam kotak anyaman bambu, menambah nilai kearifan lokal. Varian aromanya pun beragam: vanila, pandan, suji, pisang ambon, stroberi, durian, jahe, hingga mocca. Meski tanpa pengawet, mochi ini tetap segar 2–4 hari dan jadi oleh-oleh wajib wisatawan.
Dengan ragam kuliner yang menggoda dan sarat cerita, Sukabumi bukan sekadar tujuan liburan alam, tetapi juga surga bagi para pencinta kuliner. Jadi, kalau berkunjung ke sini, jangan pulang sebelum mencicipi satu per satu cita rasa khasnya.
Editor: Demi Pratama Adiputra








