Senin,25 Mei 2026
Pukul: 19:14 WIB

Viral! Puding Caramel di Cibadak Jadi Primadona Ngabuburit, Antreannya Mengular Hingga Menjelang Buka

Viral! Puding Caramel di Cibadak Jadi Primadona Ngabuburit, Antreannya Mengular Hingga Menjelang Buka

Minggu, 8 Maret 2026
/ Pukul: 18:56 WIB
Minggu, 8 Maret 2026
Pukul 18:56 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM, CIBADAK – Kawasan kuliner Jalan Surya Kencana, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, memang tak pernah kehabisan daya tarik. Memasuki waktu ngabuburit, kawasan ini mendadak berubah menjadi lautan warga yang berburu takjil.

​Namun, ada satu pemandangan yang mencolok mata: antrean panjang yang mengular di sebuah lapak sederhana. Usut punya usut, warga rela berdiri lama demi mencicipi puding caramel yang tengah viral di jagat maya.

Tekstur Lembut, Harga Bersahabat

​Pantauan reporter SukabumiSatu.com di lokasi, puding ini memang tampil menggoda. Teksturnya yang terlihat silky alias sangat lembut, dipadukan dengan lelehan saus caramel yang manis nan legit, sukses membuat siapapun yang melintas menoleh.

Baca Juga  Telah Hadir! Rumah Makan Iga Bakar Sukabumi Wajib Dijajal

​Elsa (30), salah satu pengunjung, mengaku tak mau ketinggalan momen. Berawal dari rasa penasaran melihat kerumunan, ia akhirnya ikut terjun dalam antrean.

​”Awalnya cuma lewat, tapi kok yang antre panjang banget. Penasaran, akhirnya ikut beli. Ternyata memang enak, lembut banget, harganya juga cuma Rp10 ribu per cup. Pas buat kantong,” ungkap Elsa kepada SukabumiSatu.com.

Diburu Hingga Luar Wilayah

​Demam puding caramel ini ternyata tak hanya menjangkiti warga lokal Cibadak. Salsabila (28), warga Cikole, Kota Sukabumi, mengaku sengaja menempuh perjalanan cukup jauh demi menuntaskan rasa penasarannya.

​”Tahu dari media sosial, sering lewat di beranda. Penasaran banget sama varian greentea-nya. Mumpung lagi ngabuburit, sekalian saja ke sini. Rasanya juara dan harganya terjangkau,” kata Salsabila sembari menenteng beberapa cup puding.

Baca Juga  Viral, Bakso Kepala Sapi di Cibadak Diserbu Pembeli

Dari Rumahan Menuju Viral

​Di balik manisnya puding tersebut, ada sosok Sri Mulyani (45). Sang pemilik usaha ini mengaku sempat terkejut dengan ledakan pembeli di bulan Ramadan tahun ini. Padahal, usaha ini awalnya hanyalah industri rumahan yang baru dirintis tiga bulan lalu.

​”Awalnya cuma bikin di rumah saja. Sebelum Ramadan, sekitar tiga bulan lalu mulai jualan. Sekarang kalau produksi bisa habis sampai 32 loyang sekali jalan,” jelas Sri.

​Untuk urusan harga, Sri mematok Rp80 ribu per loyang utuh. Namun, untuk memudahkan pembeli yang ingin menikmati porsi personal, ia membaginya ke dalam cup kecil seharga Rp10 ribu.

Baca Juga  Melirik Segarnya Omzet Es Prasmanan di Cibadak, 1000 Cup Sehari dalam 2 Jam

​Saat ini, Sri menawarkan tiga varian rasa yang menjadi andalannya:

Original (Klasik Caramel)

​Cokelat

​Greentea (Favorit Milenial)

​”Harapannya semoga ke depan semakin ramai dan usaha ini bisa terus bertahan serta berkembang lebih besar lagi,” pungkasnya optimis.

​Bagi Anda yang ingin berburu takjil ini, pastikan datang lebih awal ke kawasan Surya Kencana Cibadak sebelum kehabisan!

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist

Contact Person:
+62856-9788-7574 (HP/WA)