Mengenal Dirly Nugraha: Mutiara Tolak Peluru dari Pelosok Pajampangan

Dirly Nugraha saat mengikuti Kejurda Banten Agustus lalu. (Istimewa)

SUKABUMISATU.com – Di sebuah sudut Kampung Pasir Gombong, Desa Banyumurni, Kecamatan Cibitung, deru napas seorang pemuda terdengar di sela kesunyian. Tanpa fasilitas mewah atau lapangan sintetis, ia melempar bola besi seberat 5 kilogram berkali-kali ke tanah lapang di sekitar rumahnya.

​Ia adalah Dirly Nugraha, siswa kelas 11 SMAN 1 Surade yang baru saja mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di kancah regional.

Emas dari Tanah Banten

​Nama Dirly menjadi buah bibir setelah ia berhasil menyabet Medali Emas (Juara 1) dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Banten Open di Serang pada 8 Agustus 2025 lalu. Turun di nomor Tolak Peluru Putra U-18, Dirly membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk menjadi yang terbaik.

​Anak kedua dari tiga bersaudara ini mengaku bahwa keberangkatannya ke Banten bermula dari dorongan para pelatih atletik yang melihat bakat besarnya. Di sekolah, ia mendapat bimbingan intensif dari Pak Faisal, guru PJOK sekaligus pelatih di SMAN 1 Surade (Smanis).

Baca Juga  Wali Murid Geruduk SDN 2 Cidahu Cibitung, Ada Apa?

Latihan Mandiri di Halaman Rumah

​Uniknya, rutinitas latihan Dirly tidak hanya dilakukan di sekolah. Sebagian besar kekuatannya justru ditempa melalui latihan mandiri di rumah. Dengan peralatan seadanya, ia disiplin mengasah teknik dan kekuatan fisiknya setiap hari.

​”Sering latihan di rumah, latihan mandiri saja. Jadi kalau ada event dan diminta ikut oleh pelatih, saya sudah siap,” ungkap Dirly dengan rendah hati.

​Ketekunan ini membuahkan hasil manis. Selain emas di Banten, Dirly baru saja dinyatakan lolos seleksi Porda 2026 yang akan digelar di Bekasi tahun depan. Tiket menuju ajang bergengsi tingkat Jawa Barat itu sudah di genggaman.

Baca Juga  Geger! Mayat Membusuk di Hutan Jati Perhutani Gegerkan Warga Cibitung Sukabumi

Mimpi Menembus Nasional

​Meski berasal dari pelosok Pajampangan, mimpi Dirly tidaklah kecil. Pemuda yang dikenal gigih ini memiliki visi yang jelas untuk masa depannya di dunia atletik.

​”Harapan ke depannya ingin terus di atletik, ingin jadi atlet profesional. Saya ingin membawa nama Kabupaten Sukabumi ke jenjang nasional,” tuturnya dengan penuh keyakinan.

​Kisah Dirly Nugraha adalah pengingat bagi kita semua bahwa bakat hebat bisa lahir dari mana saja, bahkan dari sebuah desa kecil di Cibitung. Kini, sang “Mutiara dari Pajampangan” itu tengah bersiap untuk lemparan-lemparan berikutnya yang lebih jauh, demi membanggakan keluarga dan daerah tercinta.

Baca Juga  Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga di Cibitung Sukabumi

Reporter: Maulana Yusuf

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *