Senin,20 Mei 2024
Pukul: 09:50 WIB

Kesaksian Warga Soal Longsor di Nagrak: Bumi Bergetar dan Terdengar Gemuruh Kencang Tengah Malam

Kesaksian Warga Soal Longsor di Nagrak: Bumi Bergetar dan Terdengar Gemuruh Kencang Tengah Malam

Sabtu, 18 Februari 2023
/ Pukul: 16:48 WIB
Sabtu, 18 Februari 2023
Pukul 16:48 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Sejumlah lahan sawah tertimbun longsor sepanjang 200 meter dan tinggi 50 meter di Kampung Pasir Jengjeng RT 1 RW 10, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu dinihari (18/2/2023). Warga sekitar menuturkan detik-detik mengerikan saat longsor terjadi.

Seperti yang diungkapkan Badru Salam, salah seorang warga yang bermukim tak jauh dari lokasi longsor. Bahrul mengatakan sebelum diketahui longsor, malam harinya Ia mendengar suara gemuruh kencang dan merasakan getaran.

“Sekitar jam 02.00 ada getaran dan suara gemuru. Dari pohon bambu juga terdengar suara, seperti suara ledakan petasan,” kata Badru ditemui sukabumisatu.com di lokasi longsor.

Sejumlah petak sawah tertimbun longsor. Sembilan petak diantaranya adalah sawah milik ayah Badru.

“Kalau sudah begini ya mau gimana lagi. Pasrah saja, meski sawahnya baru ditanam padi,” kata Badru.

Hal senada juga diungkapkan Juju. Wanita yang rumahnya tak jauh dari longsoran itu mengaku mendengar suara gemuruh seperti yang didengar Badru.

“Saya sampai bangun, suaranya kan kenceng banget. Kayaknya sekitar jam setengah dua atau jam dua malam itu kejadiannya,” kata dia.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, mengatakan pihaknya sudah meninjau lokasi longsoran dan berkoordinasi dengan Forkopimcam.

“Termasuk koordinasi dengan rekan-rekan dari Polsek. Area sekitar lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi agar tidak ada warga yang mendekat, khawatir berbahaya,” kata Miky, ditemui sukabumisatu.com saat meninjau lokasi longsoran.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, lebar longsoran diketahui sepanjang 200 meter dan tinggi 50 meter.

Tanah longsor menimbun sekitar 4 petak kebun dan puluhan petak sawah yang baru ditanami padi.

Reporter: Suhendi Soex

Related Posts

Add New Playlist