SUKABUMISATU.com, CIMANGGU – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) memastikan dukungan penuh terhadap percepatan infrastruktur di wilayah pelosok. Hal ini ditegaskan saat mendampingi Danrem 061/Surya Kencana dalam peletakan batu pertama Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Cimanggu, Kamis (09/04/2026).
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, yang hadir mendampingi Bupati Sukabumi dan Danrem 061/SK, menyatakan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan momentum krusial untuk memulihkan konektivitas antar-desa yang sempat lumpuh.
Sinergi Teknis untuk Akses Rakyat
Sendi menjelaskan, pihak Perkim terus berkoordinasi secara teknis agar pembangunan jembatan sepanjang 51 meter ini sejalan dengan rencana tata ruang dan pengembangan kawasan permukiman di wilayah Sukabumi Selatan.
”Kami dari Dinas Perkim sangat mengapresiasi langkah TNI AD dan instruksi Bapak Presiden. Jembatan ini adalah urat nadi. Kami bertugas memastikan bahwa aksesibilitas menuju kawasan permukiman di Desa Sukamaju dan Sukamanah kembali normal, bahkan lebih kuat dari sebelumnya,” ujar Sendi Apriadi di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif Pemerintah Daerah dalam memfasilitasi kebutuhan lapangan menjadi prioritas utama agar pengerjaan yang ditargetkan rampung dalam 30 hari ini tidak menemui kendala.
Solusi Permanen Pasca Bencana 2024
Mengingat wilayah tersebut sempat terisolasi akibat banjir besar pada Desember 2024, Sendi menekankan pentingnya standarisasi pembangunan jembatan perintis ini. Jembatan yang menghubungkan Kampung Cinagrog dan Kampung Batusapi ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi mobilitas warga.
”Pasca banjir 2024, akses warga memang sangat terdampak. Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda ini, bukan hanya mobilitas orang yang terbantu, tapi juga distribusi logistik dan hasil bumi ke permukiman warga akan jauh lebih mudah,” jelasnya lagi.
Komitmen Percepatan Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, Kadis Perkim juga meninjau beberapa progres pembangunan kewilayahan lainnya di Cimanggu. Menurutnya, kolaborasi lintas sektoral antara Pemerintah Pusat, TNI, dan Pemkab Sukabumi melalui Dinas Perkim adalah kunci suksesnya pembangunan di daerah pelosok.
”Sesuai arahan Bapak Bupati, kami di Perkim akan terus mengawal agar setiap jengkal pembangunan di daerah perintis seperti ini memiliki dampak langsung pada kenyamanan tinggal dan ekonomi masyarakat. Kami siap bersinergi dengan jajaran Kodim 0622/Kab. Sukabumi selama proses pengerjaan ke depan,” pungkas Sendi.
Pengerjaan jembatan yang memiliki lebar 120 cm ini dijadwalkan mulai digarap esok hari dengan sistem gotong-royong antara personel TNI dan masyarakat setempat, guna mengejar target rampung sebelum satu bulan.
Reporter: Arismanto
Editor: Demi Pratama Adiputra











