SUKABUMISATU.com – Menyusul adanya pemberitaan dan keluhan sejumlah warga terkait meningkatnya populasi lalat di wilayah sekitar Desa Hegarmanah, Kecamatan Sagaranten, pihak PT Misha Jaya Farm menyampaikan klarifikasi resmi sebagai bentuk hak jawab serta tanggung jawab perusahaan terhadap publik.
Manajemen menegaskan bahwa operasional usaha peternakan ayam petelur tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan perizinan dan ketentuan lingkungan yang diwajibkan oleh pemerintah daerah maupun regulasi nasional.
Perwakilan manajemen kandang, Hendri, menuturkan bahwa PT Misha Jaya Farm telah memiliki izin lengkap, mulai dari izin lokasi, persetujuan teknis, hingga dokumen pengelolaan lingkungan.
“Kami memastikan seluruh proses perizinan ditempuh secara resmi dan sesuai prosedur. Dokumen lingkungan pun telah kami penuhi sepenuhnya, sebagaimana yang dipersyaratkan pemerintah daerah,” ujarnya pada sukabumisatu.com. Selasa, (25/11/25).
Ia menambahkan bahwa pengawasan internal terhadap operasional kandang dilakukan secara berkala guna memastikan kegiatan peternakan berjalan sesuai standar sanitasi, kesehatan hewan, dan kaidah lingkungan.
Menanggapi laporan warga terkait lonjakan populasi lalat beberapa waktu lalu, Hendri menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan evaluasi dan penanganan menyeluruh. Menurutnya, peningkatan lalat diduga dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang menyebabkan kelembaban meningkat pada salah satu titik tumpukan limbah.
“Begitu kami mendapat laporan, tim kami langsung melakukan pembersihan total, pengeringan area, penaburan kapur, serta penyemprotan disinfektan dan insektisida. Upaya ini terbukti efektif, dan saat ini populasi lalat sudah terkendali,” terangnya.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa pengendalian hama dilakukan setiap hari dan merupakan bagian dari SOP perusahaan. Hendri juga menegaskan bahwa PT Misha Jaya Farm terbuka terhadap kritik, saran, maupun dialog bersama warga.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah desa, kecamatan, maupun unsur Forkopimcam untuk memastikan kenyamanan warga tetap terjaga. Kami juga berterima kasih atas respons cepat pihak pemerintah yang telah datang langsung melakukan pengecekan,” jelasnya.
Reporter: Aris
Editor: Demi Pratama Adiputra








