Jembatan Cikereteg Ditutup Hingga Pembangunan Jembatan Permanen Selesai

Foto: YT/Edwar Widodo

SUKABUMISATU.COMJembatan Cikereteg yang berada di ruas jalan akses Bogor-Sukabumi ditutup total pasca terjadi longsoran susulan belum lama ini. Penutupan akses dilakukan hingga pembangunan jembatan selesai.

Seperti yang diungkapkan KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novian. Ia mengatakan akses Jembatan Cikereteg ditutup total untuk kendaraan hingga pembangunan jembatan permanen betul-betul tuntas.

“Akses Jembatan Cikereteg ditutup total untuk kendaraan, sampai dengan bangunan jembatan permanennya betul-betul selesai karena tidak memungkinkan sekali roda dua menggunakan jembatan bailey, sudah tidak memungkinkan sekali. Sehingga menunggu sampai kontruksi yang baru selesai dibangun,” kata Ardian seperti dikutip sukabumisatu.com dari laman Detik, Senin (26/6/2023).

Baca Juga  Tak Kunjung Ditemukan, Upaya Pencarian Rohman Petani Asal Waluran Resmi Ditutup

Ia menambahkan, jembatan darurat atau bailey yang sebelumnya bisa dilalui kendaraan kini hanya diperuntukan bagi pejalan kaki. Kendaraan roda dua dan empat diminta melintasi akses jalan lain.

“Masyarakat yang menggunakan jalur utama (Jembatan Cikereteg) untuk saat ini mohon pengertiannya. Untuk sementara menggunakan jalur alternatif untuk roda dua, dan melalui Tol Bocimi untuk roda 4,” kata dia.

Ardian mengatakan penutupan dilakukan pasca terjadi longsor susulan di bawah Jembatan Cikereteg. Tebing yang terimbas longsor hanya berjarak 30 centimeter dari bahu jalan.

Sementara itu, penutupan total akses kendaraan via Jembatan Cikereteg juga disampaikan Kementarian PUPR melalui akun resmi milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat.

Baca Juga  Bupati Sukabumi Tinjau RSUD Sekarwangi, Pastikan Pelayanan Pasien Tetap Optimal

“Penutupan total Jembatan Bailey Cikereteg untuk semua jenis kendaraan kembali dilakukan, yang sedianya akan dibuka pada tanggal 23 Juni 2023 untuk jenis kendaraan roda 2 (dua), menyusul dampak longsoran susulan yang terjadi pada tanggal 22 Juni 2023 mengakibatkan adanya retakan memanjang di area bahu jalan di samping Jembatan Bailey Cikereteg,” tulis akun PUPR Jalan Nasional seperti dilihat.

Selama penutupan akan dilakukan oengecekan serta evaluasi kestabilan tanah di sekitar proyek perbaikan Jembatan Cikereteg.

“Penutupan tersebut dilakukan oleh PPK 5.3 Provinsi Jawa Barat guna melakukan evaluasi terhadap kestabilan tanah pada lokasi longsoran baru dan pengecekan terhadap keamanan struktur Jembatan Bailey Cikereteg,” tulisnya lagi.

Baca Juga  Longsor dan Banjir Terjang Geopark, Wabup Iyos Usulkan Perbaikan Drainase ke Pemprov

Sumber: Detik | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *