Selasa,16 Juli 2024
Pukul: 08:01 WIB

Tak Pakai Rakit Lagi, Ratusan Warga Pabuaran Sukabumi Sumringah Sambut Jembatan Impian

Tak Pakai Rakit Lagi, Ratusan Warga Pabuaran Sukabumi Sumringah Sambut Jembatan Impian

Sabtu, 18 Maret 2023
/ Pukul: 12:40 WIB
Sabtu, 18 Maret 2023
Pukul 12:40 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Ratusan warga Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi nampak sumringah setelah mimpi mereka terwujud. Tak pakai rakit lagi, sebuah jembatan sepanjang 100 meter yang diimpi-impikan warga kini terbentang di atas aliran Sungai Cikaso.

Jembatan tersebut dan menjadi akses jalan terdekat menuju tempat publik seperti, sekolah, pasar, puskesmas dan area publik lainnya. Sebelumnya akses penyeberangan hanya mengandalkan sebuah rakit yang terbuat dari bambu.

Sudah puluhan tahun warga sekitar menyeberangi aliran Sungai Cikaso menggunakan rakit. Bahkan lima bulan yang lalu belasan siswa Sekolah Dasar (SD) sempat viral saat melintasi sungai tersebut dengan mempertaruhkan nyawanya hanya untuk berangkat sekolah.

Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan dibukanya jembatan pada Jumat sore (17/3/2023), Tak sedikit warga yang mencoba untuk menyebrangi jembatan impian yang berada di Kampung Cilele, Desa Sirnasari. Kecamatan Pabuaran.

Salah satu pelajar SMP, Siti Maryam, mengaku cukup senang dengan dibangunnya jembatan baru ini. Menurutnya, dia bersama teman-teman lainnya bisa berangkat sekolah tidak harus lagi menaiki rakit yang membahayakan nyawanya.

“Senang, bahagia karena jadi memudahkan, yang nyebrang siapapun, karena kalau air lagi naik jadi susah naik rakit. Kalau ada jembatan ini mempermudah,” ujarnya.

Warga lainnya, Asiah menyebut, dengan adanya jembatan baru ini akses bagi seluruh warga bisa jadi lebih dekat.

“Ke Sirnasari, ke mana aja jadi lebih deket. Dulu enggak ada jalan lain, cuma  rakit, dan sekarang ada jembatan semua warga di sini pasti senang,” kata Asiah

Sementara itu Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengatakan, berfungsinya penggunaan jembatan impian warga Kampung Cilele tersebut akan memberikan banyak mamfaat bagi warga masyarakat setempat. Baik di bidang sosial, pendidikan, ekonomi  terutama dukungan terhadap kemudahan akses.

Sekda berharap warga masyarakat dapat merawat dan menjaga infrastruktur tersebut, sehingga dapat berfungsi dalam jangka waktu yang lama.

“Saya berharap kepada masyarakat kan jembatan udah jadi Bisa dipelihara tadi kajiannya bisa sampai 20 atau 39 tahun, kalau pemeliharaan nya bagus mungkin bisa lebih dari 30 tahun itu saja pesannya, keselamatan juga harus diperhatikan apalagi anak-anak yang sekolah,” jelasnya.

Reporter: Riza Fauzi | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist