Harga Daging Sapi di Pasar Cibadak Tembus Rp200 Ribu, Lapak Pedagang Sepi Pembeli H-1 Lebaran

Salah satu lapak pedagang daging di Cibadak. Jumat, (20/03/2026).
banner 468x60

SUKABUMISATU.com – H-1 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, kondisi di Pasar Semi Modern Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terpantau lesu. Kenaikan harga daging sapi yang cukup signifikan membuat minat beli masyarakat menurun drastis pada, Jum’at (20/03/2026).

​Berdasarkan pantauan di lapangan, lorong-lorong pasar yang biasanya dipadati warga saat “munggahan” atau menjelang lebaran, kini terlihat lengang. Hal ini diduga merupakan dampak dari lonjakan harga pada H-2 yang sempat menyentuh angka Rp200.000 per kilogram.

banner 325x300

Pasokan Menipis, Rumah Potong Berhenti Beroperasi

​Kondisi sepi ini tidak hanya disebabkan oleh daya beli masyarakat yang menurun, tetapi juga dipicu oleh minimnya stok daging. Menurut Iman Abdurohman, salah satu pedagang di kios bawah, jumlah sapi yang dipotong hari ini menurun drastis.

Baca Juga  Atasi Macet Parungkuda-Cibadak, KDM Liburkan Angkot dan Beri Kompensasi Rp200 Ribu Per Hari

​”Biasanya ada sekitar 20 orang yang memotong sapi di pasar ini, tapi hari ini hanya 4 orang saja. Banyak yang tidak memotong karena harga sapi hidup sudah sangat mahal,” ujar Iman.

​Senada dengan hal tersebut, Bos Pemotong Sapi, Haji Ade Rohman, mengonfirmasi bahwa operasional pemotongan terkendala oleh tingginya harga modal di tingkat peternak, sehingga pedagang kesulitan menjaga harga tetap stabil di pasar.

Keluhan Pedagang dan Pembeli

​Kelangkaan stok dan tingginya harga ini dikeluhkan oleh pedagang lain seperti Nanung. Menurutnya, ketidakpastian harga membuat pedagang dilema dalam menentukan harga jual agar tetap terjangkau namun tidak merugi.

Baca Juga  Puncak Libur Sekolah, Jalur Letter S Cikidang Diserbu Wisatawan: Petugas Keluhkan Pengendara Bandel

​Di sisi lain, Ibu Wiwin, salah seorang pengunjung pasar, mengaku terkejut dengan kenaikan harga yang sangat mendadak. Ia berharap harga bisa segera turun agar kebutuhan hidangan lebaran tetap bisa terpenuhi.

Harapan Adanya Intervensi Pemerintah

​Menanggapi situasi yang memberatkan ini, para pedagang berharap ada langkah nyata dari pihak terkait. Iman Abdurohman menegaskan perlunya perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat untuk menjaga stabilitas pasokan sapi hidup.

​”Harapannya sebagai pedagang, harus ada perhatian serius dari pemerintah agar harga tidak terus meroket dan pasokan kembali lancar,” tutup Iman.

Baca Juga  Sumbu 3 Masih Membandel, Dishub dan Polres Sukabumi Lakukan Penertiban di Cibadak

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *