SUKABUMISATU.COM – Masjid Besar Al- Jalil awalnya merupakan wakaf dari keluarga besar Abdul Al- Jalil, tokoh masyarakat Surade. Namun seiring perkembangan, dan lokasinya tepat di jantung kota, kini berstatus menjadi masjid besar tingkat Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.
Karena kondisi bangunan Masjid Besar Al- Jalil saat ini dirasa kurang memadai, dan seiring kebutuhan jamaah semakin meningkat, juga letaknya berada pada lintasan menuju destinasi Gropark Ciletuh – Palabuanratu, dilakukanlah rehab total.
Namun, dalam pelaksanaanya, pembanguan Masjid Besar Al- Jalil tersendat, terkendala biaya. Sehingga sampai saat ini meski berjalan enam tahun, pembangunan belum juga rampung.
Melihat kondisi itu, Camat Surade, U Suryana, responsif dan proaktif dengan menyuguhkan jargon “Gerbang Surga Nyi Mas Agung”. Jargon tersebut adalah akronim dari Gerakan Pembangunan Surade Gaul Nyieun Masjid Agung. Program camat yang baru setahun menjabat camat di Surade ini, ternyata disambut antusias warga.
“Saya atas nama warga Surade, khususnya kalangan milenial, berterima kasih pada Pak camat. Dengan jargonnya, alhamdulilah pembangunan Masjid Besar Al- Jalil sudah rampung 45 persen. Sekali lagi saya berterima kasih, ” ujar Iman Budi, tokoh pemuda yang juga Ketua Paguyuban Teureuh Surade kepada SUKABUMISATU.COM.
Untuk merealisasikan program Gerbang Surga Nyi Mas Agung, Camat Surade telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) No. 600/07/Pemb/2016, tentang revisi susunan panitia pembangunan Masjid Besar Al- Jalil. Surat Keputusan itu lahir dari hasil musyawarah Forkopimcam dengan DKM Masjid Al- Jalil, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang digelar 21 Juli 2023 ( 03 Muharam 1445 H ).
Pembangunan Masjid Besar Al- Jalil ini, hingga rampung akan menelan anggaran sebesar Rp 4 milyar. Dananya diserap dari para donatur, simpatisan, infak yang tidak mengikat, dan dari warga masyarakat kecamatan Surade yang dikoordinir oleh para lurah dan kepala desanya masing masing.
“Kami dari Paguyuban Teureuh Surade akan menyisihkan Rp 30.000 dari hasil penjualan kaos komunitas kami,” kata Iman Budi yang juga Ketua Teureuh Surade.
Ketua Pelaksana Pembanguan Masjid Besar Al- Jalil, Menurut H. Dali, mengatakan dulu pernah mengajukan proposal ke gubernur Jabar dan Ke Kemenag. Namun dalam perjalanannya proposal itu tak kunjung mendapat tanggapan.
Bahkan, lanjutnya, dulu pernah juga akan mendapat bantuan dari kedutaan Qatar. Tetapi tidak ada realisasinya.
“Alhamdulilah baru-baru ini ada bantuan senilai Rp 200 juta dari keluarga besar H. Gopar ( alm ) dan Rp 50 juta dari keluarga besar Ajie Ma’mun,” kata H. Dali.
” Dengan bantuan itu alhamdulilah kami bisa membeli kubah dan melanjutkan,” tambah Dali.
Di wawancarai di ruang kerjanya, Camat Surade, Suryana, mengajak seluruh warga masyarakat untuk bahu membahu mewujudkan pembangunan Masjid Besar Al- Jalil hingga rampung. ” Mudah mudahan jargon Gerbang Surga Nyi Mas Agung ini menjadi pemicu etos kerja kita dalam mewujudkan impian memiliki masjid agung, ” lanjutnya.
Reporter: Jajang Suhendar | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor







