SUKABUMISATU.com, Ciambar — Warga Kampung Langkob, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan jasad di kawasan kolong Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Selasa (29/9/2026).
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pencari rumput sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi korban disebut telah membusuk sehingga sulit dikenali.
Warga setempat, Murdani Deni, mengatakan jasad yang ditemukan diduga telah berada di lokasi selama beberapa hari.
“Ditemukannya sama tukang mencari rumput, jam 9 pagi. Sudah membusuk,” kata Murdani.
Menurut Murdani, lokasi penemuan berada di area semak belukar yang cukup jauh dari permukiman warga. Kondisi tersebut membuat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi tidak diketahui masyarakat.
Ia menduga kawasan tersebut bukan merupakan lokasi awal kejadian, melainkan tempat jasad dibuang. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui penyelidikan kepolisian.
“Belum dikenal. Diduga-dugaannya dibuang di situ,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, jasad ditemukan dalam posisi tertelungkup. Sebagian bagian kaki korban terlihat terbungkus plastik berwarna hitam yang disertai ikatan tali.
Korban tampak mengenakan celana panjang berwarna gelap. Sementara pakaian bagian atas berwarna cokelat atau keemasan terlihat di antara bagian pembungkus.
Hingga proses penanganan berlangsung, identitas korban belum diketahui. Petugas juga masih melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk mencari informasi maupun barang yang dapat membantu proses identifikasi.
Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis, Dokpol, Kasat Reskrim hingga Kanit Reskrim Polres Sukabumi disebut berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi.
“Sekarang sedang dalam evakuasi,” kata Murdani.
Jenazah selanjutnya direncanakan dibawa ke RSP Kramat Jati, Jakarta, untuk pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.
“Belum teridentifikasi siapa-siapa. Katanya barusan mau dibawa ke Kramat Jati,” pungkas Murdani.
Reporter: Mawaldi












