SUKABUMISATU.com – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD 2025, Forkopimcam Cibadak bersama Forkopimlur, LPMK, Satpol PP, Relawan Kroscek, Ketua RT/RW, Linmas, serta warga masyarakat melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di kawasan Pemandian Air Panas Kampung Cipanas, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/11/2025).
Kegiatan karya bakti yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kodim 0607/Kota Sukabumi untuk menjaga kebersihan sekaligus melestarikan situs bersejarah, khususnya pemandian air panas alami peninggalan Belanda yang berada di RT 002 RW 023 Kampung Cipanas.
Sermat Aprias menyampaikan kepada Sukabumisatu.com bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai sejarah di kawasan tersebut.
“Hari Juang TNI AD 2025 ini kami manfaatkan untuk membersihkan jalan dan area pemandian air panas peninggalan sejarah. Kegiatan ini kami lakukan bersama Forkopimcam Cibadak sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan warisan budaya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penemuan kembali jalur dan struktur pemandian lama yang sempat tertutup aliran sungai semakin menambah semangat warga untuk merawat kawasan tersebut.
Pelestarian Situs Sejarah dan Wisata
Lurah Cibadak, Ridwan Kurniawan, menyampaikan bahwa pemandian air panas Cipanas merupakan salah satu situs sejarah yang telah ada sejak masa kolonial Belanda.
“Di lokasi ini dahulu terdapat pemandian air panas dan semacam penginapan peninggalan Belanda. Situs ini berada di RW 23 dan RW 24, dan terdapat empat pancuran air panas yang masih aktif,” jelasnya.
Ridwan juga mengungkapkan bahwa di RW 003 terdapat titik pemandian lain yang tengah diusulkan kepada Dinas Pariwisata dan Forkopimcam untuk pengembangan pada tahun 2026. Harapannya, kawasan ini dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata edukatif dan budaya.
Kegiatan gotong royong ini menjadi langkah awal dalam menghidupkan kembali potensi wisata air panas Cipanas yang sempat kurang terurus.
“Alhamdulillah hari ini kita rawat lagi. Harapannya, ke depan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kawasan tetap rapi, bersih, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ridwan. (Mawaldi)











