SUKABUMISATU.com – Sebuah video duel antar pelajar kembali menghebohkan jagat maya. Rekaman yang beredar luas di grup WhatsApp hingga media sosial itu memperlihatkan sejumlah siswa SMP dan MTs di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terlibat aksi saling pukul di sebuah kebun.
Kepala Seksi Kesiswaan SMP pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Devi Indra Kusumah, mengaku prihatin atas kejadian yang mencoreng dunia pendidikan tersebut.
“Jujur kita merasa prihatin terkait peristiwa ini. Anak-anak kita mengalami degradasi moral. Ini sebagai warning bagi kita semua orang dewasa untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Karena sedikit saja lengah, potensi perilaku menyimpang pasti muncul,” tegas Devi kepada wartawan, Kamis (2/10/2025).
Menurutnya, fenomena duel pelajar adalah potret nyata lunturnya nilai moral di kalangan remaja. Apalagi, aksi tersebut dilakukan tanpa rasa takut dan bahkan sengaja direkam untuk disebarkan di media sosial.
Disdik Kabupaten Sukabumi menyesalkan peristiwa itu dan meminta semua pihak, terutama orang tua, guru, hingga lingkungan sekitar, untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak.
Dari informasi yang dihimpun, kasus duel tersebut kini sudah ditangani Polsek Surade. Aparat kepolisian telah memanggil sejumlah pihak terkait untuk dimintai keterangan.
“Untuk sanksi di satuan pendidikan memang belum ditetapkan, namun kami sudah berkoordinasi langsung melalui telepon dengan pihak sekolah. Saat ini kami terus memantau perkembangan kasus tersebut. Harapan kami, kejadian serupa tidak lagi terulang di masa mendatang,” pungkas Devi.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra








