SUKABUMISATU.com – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi kembali menegaskan pentingnya pengelolaan irigasi sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., dalam kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A/Mitra Cai) Tahun 2025 yang digelar di Bumi Mandiri Sukabumi, Jalan Kadudampit Km 6, Kecamatan Kadudampit.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, MM., yang menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah penyangga pangan penting di Jawa Barat. Karena itu, keberadaan sistem irigasi yang baik, berkelanjutan, dan berkeadilan menjadi hal yang wajib dipastikan.
“Peran P3A sangat strategis sebagai lembaga sosial-teknis yang memastikan air irigasi mengalir sesuai kebutuhan,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala DKP Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, menekankan bahwa air irigasi adalah elemen vital yang menentukan keberhasilan produksi pangan. Ia menyebut bahwa P3A merupakan mitra strategis DKP dalam memastikan ketersediaan dan distribusi air berjalan lancar serta efisien.
“Ketahanan pangan tidak bisa berdiri tanpa dukungan irigasi yang kuat. Di lapangan, P3A-lah yang menjadi garda terdepan dalam memastikan air tersedia, terdistribusi dengan adil, dan mampu mendukung produktivitas pertanian,” ungkapnya.
dr. Gatot juga menyoroti berbagai tantangan yang kini mengancam sektor pangan, mulai dari perubahan iklim, dinamika kebutuhan air, hingga tekanan terhadap lahan pertanian. Menurutnya, peningkatan kompetensi P3A merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut.
“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan sistem pangan yang tangguh dan adaptif,” tegasnya.
Pada tahun 2025 ini, sebanyak 156 P3A Mitra Cai dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi mengikuti pelatihan tersebut. Materi pelatihan berfokus pada peningkatan kemampuan teknis pengelolaan jaringan irigasi, manajemen distribusi air, hingga penguatan kelembagaan P3A.
dr. Gatot menambahkan bahwa penguatan P3A merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga stabilitas pangan, baik di tingkat daerah maupun untuk kontribusi Sukabumi terhadap ketahanan pangan Jawa Barat dan nasional.
Dengan pelatihan ini, DKP berharap kualitas pengelolaan irigasi semakin optimal, produktivitas pertanian meningkat, dan ketahanan pangan Sukabumi semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (Adv)











