Di Tengah Gelombang Pengangguran, Akademi Tamansiswa Tawarkan Keterampilan Nyata

Salah satu kegiatan pelatihan di Akademi Tamansiswa Sukabumi. (Dokumentasi Tamansiswa)

SUKABUMISATU.com — Di tengah meningkatnya jumlah pengangguran terdidik, banyak lulusan sekolah dan perguruan tinggi terjebak pada dilema: ijazah di tangan, tapi keterampilan minim. Realitas ini menjadi latar lahirnya Akademi Tamansiswa, lembaga pendidikan vokasi yang mengutamakan keterampilan nyata, karakter, dan jiwa wirausaha.

 

“Banyak anak muda yang lulus sekolah tapi bingung harus bekerja di mana dan bagaimana. Kami hadir untuk menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja secara nyata,” ungkap Nuri Sanderia salah satu pendiri Akademi Tamansiswa.

 

Peresmian Akademi Tamansiswa oleh Wakil Walikota Sukabumi Bobby Maulana. (Istimewa).

 

Praktik Nyata, Bukan Sekadar Teori

Mengusung konsep Teaching Factory, Akademi Tamansiswa memastikan peserta tidak hanya belajar di kelas, tapi juga terjun langsung di lapangan. Programnya selaras dengan kebutuhan industri terkini, antara lain:

Baca Juga  Belajar-Mengajar: Jantung Pendidikan yang Menentukan Masa Depan Bangsa

 

  • Barista Profesional

 

  • Housekeeping

 

  • Food & Beverage Service

 

  • Terapis Spa & Massage

 

  • Layanan Domestik Profesional

 

Setiap program diperkuat dengan pembelajaran Bahasa Inggris agar lulusan siap bersaing di pasar global.

 

Membentuk Karakter dan Mental Profesional

Bagi Akademi Tamansiswa, keterampilan tanpa karakter ibarat kapal tanpa nahkoda. Disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja dibentuk melalui pembinaan yang terintegrasi. Fasilitasnya mendukung penuh: ruang teori-praktik, workshop, asrama, mini market pelatihan, klinik, hingga mushola — menciptakan suasana belajar yang humanis dan holistik.

Baca Juga  Edukasi di SDN 12 Cibadak, Polisi Tekankan Anti Bullying dan Narkoba

 

Dari Pencari Kerja Menjadi Pencipta Kerja

Lulusan Akademi tidak hanya diarahkan untuk mengisi lowongan kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Orientasinya jelas: menghasilkan generasi yang mampu membawa perubahan positif di lingkungannya, baik sebagai tenaga profesional maupun pelaku usaha mandiri.

 

Pendidikan Vokasi yang Naik Kelas

Ketika banyak lembaga pendidikan masih terpaku pada gengsi ijazah, Akademi Tamansiswa membuktikan bahwa masa depan ada pada pendidikan berbasis keterampilan, karakter, dan mental wirausaha. Ini bukan sekadar sekolah, melainkan ruang pembentukan manusia utuh yang siap menjawab tantangan zaman.

 

Editor: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *