SUKABUMISATU.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum menebar kebaikan. Ia menekankan bahwa kebahagiaan sejati di bulan mulia ini lahir dari keberanian melakukan hal yang benar.
Menurut Budi, menjalankan kewajiban dengan penuh tanggung jawab bukan sekadar pemenuhan ritual, melainkan sumber ketenangan batin yang membawa berkah bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
”Melakukan apa yang benar dan harus dilakukan, itulah mengapa kita semua bahagia di bulan Ramadhan. Semoga apa yang sudah dan sedang kita lakukan menjadi berkah dan mendapat pahala yang berlipat ganda,” ujar Budi Azhar dalam keterangan resminya, Sabtu (28/02/2026).
Ramadhan Sebagai Penguat Moral dan Sosial
Politisi senior ini juga menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen moral dan sosial. Ia meyakini bahwa kebahagiaan kolektif di Kabupaten Sukabumi akan terwujud jika setiap individu bergerak dengan niat tulus untuk memberi manfaat bagi sesama.
Beberapa poin utama yang ditekankan Budi Azhar dalam pesannya antara lain:
Komitmen Moral: Menjadikan ibadah sebagai landasan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Solidaritas Sosial: Mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat gotong royong antarwarga.
Keberkahan Kolektif: Berupaya agar dampak positif ibadah Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga secara luas oleh masyarakat.
Fondasi Membangun Daerah
Lebih lanjut, Budi berharap nilai-nilai religius yang diasah selama bulan puasa dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih sejahtera dan harmonis.
”Dengan solidaritas yang kuat, keberkahan diharapkan tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Pesan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi warga untuk terus menjaga kondusifitas dan kerukunan, searah dengan visi daerah yang religius dan mandiri.
Edtor: Uga Khaeru Rabbani







