Anak 12 Tahun Tenggelam di Pantai Rawakalong Ditemukan Meninggal

Timsar Gabungan saat mengevakuasi jenazah anak tenggelam di pantai Patuguran. Sabtu (31/5/25).

SUKABUMISATU.com – Setelah melakukan pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad seorang anak laki-laki yang tenggelam di Pantai Rawakalong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban diketahui bernama Rizky Apriansyah (12) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (31/5) sekitar pukul 08.00 WIB.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Ardianto mengatakan, jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup di laut dengan jarak sekitar 50 meter dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam. “Korban berhasil ditemukan pagi ini oleh tim SAR gabungan dan langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Baca Juga  Menu MBG di SDN Dewi Sartika Palabuhanratu Diprotes Wali Murid: "Ini Uang Negara, Rakyat Berhak Protes!"

Pencarian dilakukan sejak Jumat sore (30/5) setelah Rizky dilaporkan hilang saat bermain air di tepi pantai bersama teman-temannya sekitar pukul 15.10 WIB. Saat itu, korban diduga terseret arus laut yang cukup kuat ke tengah perairan.

Upaya pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur. Penyisiran dilakukan lewat jalur laut menggunakan perahu karet dengan radius 2 nautical mile (NM) dan penyisiran darat sejauh 2 kilometer. Selain itu, pencarian juga dibantu menggunakan drone dengan jangkauan hingga 300 meter di sekitar lokasi kejadian.

Sejumlah unsur terlibat dalam operasi ini, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polair, Pos TNI AL Palabuhanratu, Koramil dan Polsek Palabuhanratu, relawan Destana, Rekom Peduli Lingkungan Maritim, Pemdes Jayanti, Jampang Peduli, SAKA SAR, Chadim Rescue, Sinergi Kemanusiaan, CBP Rescue, hingga keluarga korban dan warga sekitar.

Baca Juga  Polres Sukabumi Razia Preman, Belasan Orang Diciduk di Palabuhanratu

Usai ditemukan, jenazah Rizky langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (Aris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *