SUKABUMISATU.COM – Seorang warga Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Acun Mansur, sudah dijemput keluarga. Sebelumnya Acun dilaporkan sebagai warga terlantar dan dirawat di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Jaya di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Petugas Pelayanan Sosial PSBI Bangun Jaya 1, Nazmi, mengatakan Acun dijemput pihak keluarga dari Sukabumi sore hari, Kamis (25/01/2024). Pihak panti pun menyerahkan Acun setelah memastikan dokumen-dokumen keluarganya.
“Sudah dijemput magrib tadi oleh pihak keluaga,” kata Nazmi dikonfirmasi sukabumisatu.com.
Nazmi menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencairan keluarga Acun Mansur. Ia pun berharap kondisi kesehatan dan mental Pak Acun akan lebih baik lagi setelah bertemu keluarga.
Camat Ciemas Usep Supelita, mengatakan dirinya langsung menginformasikan pemberitaan terkait Acun Mansur kepada staf Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Tak butuh waktu lama, petugas TKSK kemudian memastikan keberadaan keluarga Acun Mansur.
“Benar, Pak Acun itu warga kami. Tadi kami juga sudah koordinasi dengan Pemerintah Desa Ciemas,” kata Usep.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Ciemas, Eneng Linda Ardiani, menambahkan informasi keberadaan Acun Mansur juga langsung disampaikan kepada anaknya yang kebetulan berada di Jakarta.
Mereka merasa terbantu dengan adanya pemberitaan media. Pihak keluarga berusaha mencari-cari orang tuanya itu namun tidak kunjung ketemu.
“Menurut kabar ada Empat orang yang melakukan penjemputan Pak Acun itu,” sambung Kepala Puskesmas Ciemas ini.
Diberitakan sebelumnya, Acun Mansur, dilaporkan sebagai orang terlantar di Jakarta. Sudah hampir satu tahun Acun dirawat di PSBI Bangun Jaya yang berlokasi di Cengkareng, Jakarta Barat.
Acun Mansur diketahui merupakan warga Kampung Mekar Asih RT 005 RW 03, Kelurahan Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Acun dirawat di panti itu sebagai pasien disabilitas mental.
Nazmi mengatakan saat ini kondisi kesehatan Acun menurun dan didiagnosa mengidap gagal ginjal akut serta diharuskan rutin cuci darah.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor











