SUKABUMISATU.com – Kisah inspiratif datang dari Kepala Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Heri Suryana, atau yang akrab disapa Jaro Midun, viral usai rela merogoh kocek pribadi dan menjaminkan STNK mobilnya demi menolong warganya yang kesulitan biaya rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam (25/5). Seorang warga desa mengalami sesak napas dan membutuhkan penanganan medis segera. Keluarga pasien yang tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) pun datang ke rumah Jaro Midun untuk meminta bantuan.
Tanpa pikir panjang, Jaro langsung membawa pasien ke RSUD Palabuhanratu. Di sana, total biaya pengobatan mencapai Rp1,7 juta. Meski sudah dibantu uang pribadi Rp500 ribu, masih tersisa tunggakan sekitar Rp1,2 juta.
Merasa prihatin dan tak ingin warganya terlantar, Jaro Midun mengambil keputusan berani. Ia menjaminkan STNK mobil pribadinya di kasir rumah sakit. “Saya nggak tega lihat kondisi warga seperti itu. Kalau soal STNK, nanti juga bisa diurus,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos kemarin (27/5).
Aksi tersebut terekam video dan sempat viral di media sosial. Warganet ramai-ramai memuji ketulusan dan keberanian sang kepala desa yang dikenal dekat dengan masyarakatnya itu.
Cerita belum berakhir di situ. Pada Selasa pagi (27/5), pihak RSUD memberi kabar mengejutkan. Tunggakan biaya rumah sakit sebesar Rp1,2 juta telah dilunasi oleh seseorang dari Bandung yang memilih untuk tidak disebutkan namanya.
“Ada namanya tercatat, tapi beliau minta agar tidak dipublikasikan,” ungkap Jaro Midun.
Tak hanya itu, perhatian juga datang dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui asistennya. Meski biaya rumah sakit sudah lunas, Dedi tetap memberikan bantuan tambahan untuk pasien tersebut.
Kisah heroik Jaro Midun ini menjadi bukti bahwa pemimpin desa tak sekadar duduk di kantor. Kepedulian terhadap rakyat, terutama di saat genting, menjadi nilai utama yang patut dicontoh.
“Semoga ini jadi pengingat buat kita semua. Jabatan itu amanah. Kalau bisa membantu, ya bantu,” pungkas Jaro Midun. (Candra)









