Kamis,30 April 2026
Pukul: 23:02 WIB

Akses Vital Selatan Sukabumi Kembali Lumpuh, Longsor Tutup Jalan Kiara Dua–Bagbagan

Akses Vital Selatan Sukabumi Kembali Lumpuh, Longsor Tutup Jalan Kiara Dua–Bagbagan

Senin, 15 Desember 2025
/ Pukul: 07:56 WIB
Senin, 15 Desember 2025
Pukul 07:56 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Longsor terjadi di Kampung Ciawitali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/12/2025) dini hari. Akibat kejadian tersebut, ruas jalan nasional Bagbagan–Kiara Dua mengalami gangguan serius dan sempat lumpuh, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas dengan normal.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung cukup lama sejak Magrib hingga menjelang pagi hari.

P2BK Kecamatan Simpenan, Dandi, menjelaskan bahwa material longsoran menutup badan jalan dan menghambat arus lalu lintas di jalur utama penghubung wilayah selatan Sukabumi tersebut.

Baca Juga  Kepadatan Lalu Lintas Parungkuda–Sukabumi Padat Sejak Pagi hingga Malam, Arus Dialihkan ke Jalur Alternatif

“Telah terjadi longsor yang menimpa ruas jalan nasional Bagbagan–Kiara Dua tepatnya di Kampung Ciawitali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Saat ini kondisi lalu lintas masih tersendat baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Dandi kepada SUKABUMISATU.com.

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, dampak longsor menyebabkan aktivitas warga serta mobilisasi pengguna jalan terganggu.

Salah seorang pengguna jalan, Rudi (38), warga Palabuhanratu, mengaku terpaksa menghentikan perjalanan karena jalan tidak bisa dilalui.

“Material tanah menutup jalan cukup tebal. Kendaraan sama sekali tidak bisa lewat, jadi kami harus memutar lewat jalur lain,” katanya.

Baca Juga  Longsor di Jalan Nasional Bagbagan–Kiara Dua, Akses Lalu Lintas Sempat Tersendat

Pengguna jalan lainnya, Siti (29), pengendara roda dua asal Simpenan, berharap penanganan segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali normal.

“Kalau hujan turun lagi kami khawatir ada longsor susulan. Semoga alat berat cepat diturunkan supaya jalan bisa dibersihkan,” ucapnya.

Saat ini, P2BK Simpenan bersama unsur terkait telah melakukan assessment di lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pemerintah desa, RT/RW setempat, serta pihak PU Nasional. BPBD juga terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat kondisi musim hujan yang rawan bencana.

Kebutuhan mendesak di lokasi antara lain alat berat (beko) dan mesin chainsaw (sinso) guna mempercepat proses pembersihan material longsoran.

Baca Juga  Pohon Tumbang di Simpenan Timpa Kabel Listrik, Ruko dan Mobil Milik Warga Rusak Tertindih Tiang

BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan melintas di lokasi kejadian, menggunakan jalur alternatif, serta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. (Redaksi) 

 

Related Posts

Add New Playlist