Sabtu,18 April 2026
Pukul: 07:39 WIB

Ponpes Alwasilah Lilhasanah Gelar Seminar Anti Bullying

Ponpes Alwasilah Lilhasanah Gelar Seminar Anti Bullying

Jumat, 5 Januari 2024
/ Pukul: 14:53 WIB
Jumat, 5 Januari 2024
Pukul 14:53 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COMPondok Pesantren Alwasilah Lilhasanah menggelar seminar pendidikan karakter anti bullying dengan tema “Stop Bullying, Let’s Caring: Menuju Alwasilah Lilhasanah Aman, Nyaman dan Menyenangkan”. Seminar menjadi media edukasi terkait segala dampak dan konsekuensi dari tindakan bullying atau perundungan.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Aula Utama Ponpes alwasilah Lilhasanah ini diikuti seluruh santri dan guru di pondok pesantren yang berlokasi di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi tersebut.

Acara seminar disi dengan simulasi praktik bullying, cara menghadapi bullying, menyimak video dampak praktik bullying, dan meneguhkan komitmen agar tidak melakukan praktik bullying.

Para santri terlihat antusias mengikuti setiap sesi seminar. Mereka juga aktif menyampaikan pertanyaan saat sesi tanya jawab berlangsung.

Baca Juga  Surat Mengharukan Ditemukan Bersama Bayi di Pos Ronda Babakan: Ungkap Kisah Depresi dan Putus Asa Sang Ibu

“Ini menjadi sarana bagi kami untuk memberikan pemahaman kepada setiap santri agar mereka bisa memahami apa itu bullying, termasuk dampak dan konsekuensinya,” ujar Hj. Iis Suryati, Mudiroh Ponpes Alwasilah Lilhasanah.

Ia menambahkan, di beberapa tempat, perundungan kerap dilakukan anak-anak dan remaja usia sekolah. Tak jarang tindak perundungan menimbulkan dampak yang mengerikan.

Oleh karena itu, melalui seminar ini, Hj. Iis Suryati, berharap para santri bisa menghindari tindak perundungan. Sebaliknya, para santri diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berbudi pekerti dan saling menghargai satu sama lain.

Baca Juga  Miris! Jalan Nasional Sukabumi-Palabuhanratu Diperbaiki Pakai Uang Recehan dari Sopir, Dimana Peran DPR RI?

“Mudah-mudahan apa yang dipaparkan narasumber bisa benar-benar dipahami dan para santri di Ponpes Alwasilah Lilhasanah kompak dalam gerakan anti bullying,” imbuhnya.

Narasumber Seminar, Dr. Mulyawan Safwandy Nugraha, menjelaskan kegiatan ini digelar dengan tujuan agar para Santri, guru, kepala sekolah, dalam manajerial satuan pendidikan bisa mewujudkan lingkungan yang bebas dari bullying, bebas dari kekerasan.

Bullying atau perundungan bisa menimbulkan dampak yang sangat mengerikan. Tidak hanya secara fisik, namun juga dampak psikologis baik pada korban maupun pelakunya,” kata Mulyawan.

Ia juga mengingatkan bahwa terdapat konsekuensi hukum bagi setiap tindak perundungan. Di beberapa daerah, termasuk Sukabumi, tak sedikit kasus perundungan yang membuat pelakunya harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Sekali pun dilakukan anak di bawah umur.

Baca Juga  Komisi I DPRD Sukabumi Soroti Pembaruan Izin HGU PT Sugih Mukti Halimun, LSM LATAS Layangkan Kritik Tajam

Mulyawan berharap melalui seminar ini bisa tercipta kondisi yang nyaman dan aman bagi peserta didik, ataupun bagi para guru di satuan pendidikan. Para guru juga bisa lebih memahami hal-hal yang termasuk kategori bullying, sehingga para guru, kepala sekolah bisa menyikapi dengan tepat.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Related Posts

Add New Playlist