Rabu,22 April 2026
Pukul: 11:24 WIB

Anies Baswedan Apresiasi Pengembangan Seni Budaya di Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi

Anies Baswedan Apresiasi Pengembangan Seni Budaya di Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi

Kamis, 21 September 2023
/ Pukul: 10:03 WIB
Kamis, 21 September 2023
Pukul 10:03 WIB
Anies Baswedan diarak menggunakan tandu lisung khas Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, Rabu malam (20/09/2023).
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, mengapresiasi pelestarian dan pengembangan budaya di Ponpes Modern Dzikir Al-Fath yang berlokasi di Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Apresiasi itu disampaikan Anies dalam sambutannya saat menghadiri Gema AMIN Bershalawat di Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, Rabu malam (20/09/2023).

“Kesenian, budaya disini tidak hanya dilestarikan. Tapi juga dikembangkan sehingga bisa menjadi tradisi untuk masa mendatang,” ujar Anies Baswedan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tiba di Ponpes Modern Dzikir Al-Fath denga sambutan yang sangat meriah dan sarat dengan penampilan kesenian sunda.

Baca Juga  Anjak Priatama Sukma Siap Menangkan Anies-Cak Imin di Sukabumi

Anies diarak menggunakan tandu lisung, kesenian khas di ponpes tersebut. Kedatangannya juga disambut penampilan pencak silat, debus, dan penampilan bola leungeun seneu (boles).

Dalam kesempatan tersebut, Anies juga mengingatkan bahwa tradisi di masyarakat yang ada saat ini merupakan inovasi nenek moyang di masa lampau.

Inovasi atau pengembangan dari kesenian dan budaya adalah hal penting agar keberadaannya tidak tergerus zaman.

“Bila itu tidak mendapatkan perhatian, maka dia akan dilibas dengan pegerakan informasi yang begitu kuat,” kata dia.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, Kiai Haji Muhammad Fajar Laksana, bersyukur karya-karya yang seni budaya di ponpesnya mendapat apresiasi dari Anies.

Baca Juga  Gema AMIN Bershalawat di Ponpes Al-Fath Sukabumi, Anies Kampanyekan Pelestarian dan Pengembangan Budaya

Ia menyampaikan, sejumlah kesenian yang dilestarikan dan dikembangkan di ponpesnya sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Penampilan seni budaya tadi yang oleh Pak Haji Anies sangat diapresiasi, dan ini motivasi bagi saya pribadi untuk terus mengembangkannya,” kata Kiai Fajar.

Kiai Fajar juga menyampaikan tentang pentingnya belajar dari sejarah. Menurutnya, dalam konsep islam pelajaran yang terpenting adalah kisah dari sejarah.

“Kita tidak bisa melihat ke depan kalau kita tidak melihat masa lalu, maka jangan sepelekan sejarah sejarah,” tuturnya.

Baca Juga  Relawan Sohib Indonesia Sukabumi Raya Siap Menangkan Pasangan AMIN

“Di sini juga ada warisan budaya benda peninggalan leluhur kita. Dari situ ada hikmah dan bisa kita ambil pelajaran,” tukas Kiai Fajar.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

 

Related Posts

Add New Playlist