Rabu,22 April 2026
Pukul: 00:08 WIB

Upacara Sekar Budaya, Merawat Tradisi Sunda di Momen HJKS ke-153

Upacara Sekar Budaya, Merawat Tradisi Sunda di Momen HJKS ke-153

Minggu, 10 September 2023
/ Pukul: 12:45 WIB
Minggu, 10 September 2023
Pukul 12:45 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COMUpacara Sekar Budaya diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Alun-Alun Palabuhanratu, Minggu 10 September 2023. Upacara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke 153 tahun.

Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, hadir dan bertugas sebagai pembina upacara. Seremoni upacara sangat lekat dengan kesenian dan kebudayaan Sunda. Diantaranya terlihat dari penggunaan bahasa, pakaian, hingga penampilan kesenian khas Sunda.

“Ini juga menjadi etalase eksistensi kehebatan jejak budaya pada masa lalu dan kekayaan nilai-nilai yang telah membumi,” ujar Wabup Iyos dalam sambutannya.

Dalam upacara itu, air dari berbagai mata air di Kabupaten Sukabumi dikumpulkan dan dimasukan ke dalam kendi sebagai simbol persatuan.

Baca Juga  Perhatikan Keluhan Masyarakat Desa, Calon Bupati Sukabumi Iyos Somantri Janjikan Bantuan Keuangan Bagi Pemerintah Desa

Wabup Iyos Somantri mengatakan penonjolan budaya Sunda sebagai bentuk kecintaan dan melestarikan tradisi. Sekar budaya juga merupakan wadah untuk membangun kearifan lokal yang lekat dengan masa kini sebagai festival rakyat.

Sekar budaya juga dinilai menjadi media memperkenalkan budaya Sukabumi ke khalayak luas. Termasuk dalam tatanan mempertahankan kekentalan budaya yang ada di Jawa Barat.

“Lewat sekar budaya ini, dapat meningkatkan daya tarik wisatawan yang hendak berkunjung ke Kabupaten Sukabumi. Sekar budaya ini diharapkan dapat menciptakan kesan kegembiraan bagi wisatawan yang berkunjung ke Palabuhanratu,” ucapnya.

Baca Juga  Peringatan HUT ke-41 jadi Ajang Promosi UMKM Desa Cileungsing

Momentum ini pun, sekaligus merefleksikan capaian prestasi Kabupaten Sukabumi. Termasuk merencanakan program yang lebih baik ke depan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, berbagai prestasi telah diraih Kabupaten Sukabumi. Terbaru, kami mendapatkan sertifikat revalidasi kedua status CPUGGp. Maka prestasi ini sebagai kado terbesar di Hari Jadi yang harus disyukuri bersama,” ungkapnya.

Di tempat berbeda, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengaku senang dan sedih di momen HJKS tahun ini. Dirinya mengaku senang lantaran Kabupaten Sukabumi telah berusia 153 tahun. Di tahun ini pun, Kabupaten Sukabumi kembali meraih sertifikat Unesco untuk Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp).

Baca Juga  Wabup Iyos Ajak Pemuda Pancasila Bersinergi Dan Berkolaborasi

“Perasaan saya saat ini bahagia campur sedih. Bahagia karena Kabupaten Sukabumi sudah berusia 153 tahun. Sedih karena tidak bisa merayakan bersama masyarakat Kabupaten Sukabumi di sana. Sebab, saya sedang melaksanakan tugas kenegaraan ke Maroko untuk menerima sertifikat Unesco dan menandatangani kerjasama dengan Mgoun UNESCO Global Geopark dalam pengembangan geopark dan pembangunan berkelanjutan,” bebernya.

Marwan berharap, capaian ini bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Apalagi, Kabupaten Sukabumi memiliki banyak potensi alam yang luar biasa.

“Semoga acara sekar budaya menjadi momentum menjadikan Kabupaten Sukabumi lebih berkembang lagi,” pungkasnya.

Related Posts

Add New Playlist