SUKABUMISATU.com – Sebuah truk yang tengah mengangkut muatan gantungan baju (hanger) dilaporkan terbakar hebat di Jalan Raya Cipamuruyan pada Selasa (9/6/2026) siang sekira pukul 13.40 WIB. Insiden yang terjadi secara mendadak ini sempat gegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api dengan cepat membesar lantaran material muatan truk didominasi oleh bahan yang mudah terbakar.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Arif (36), menuturkan bahwa kepulan asap hitam pekat awalnya terlihat muncul dari bagian atas bak truk. Hanya dalam hitungan detik, percikan api mulai nampak dan langsung menyambar seluruh muatan.
”Saya lihat dari kejauhan asapnya sudah tebal, terus langsung muncul api. Karena isinya gantungan baju (plastik/kayu), apinya makin cepat merambat dan membesar,” ujar Arif kepada SUKABUMISATU.com.
Tujuan ke PT Cenlee Indonesia
Sementara itu, Iwan (39), yang merupakan rekan sesama sopir dan tengah melintas di rute yang sama, mengaku syok saat melihat armada temannya sudah dikepung si jago merah. Menurut Iwan, truk tersebut sedang dalam perjalanan membawa muatan dari arah Cibadak menuju PT Cenlee Indonesia.
”Kami berangkat bareng dari Cibadak. Tiba-tiba di depan saya lihat ada asap tebal. Kaget sekali, pas didekati ternyata truk teman saya yang terbakar. Belum tahu pasti penyebabnya apa, tapi api sudah keburu besar sebelum sempat dipadamkan,” ungkap Iwan dengan nada lemas.
Kerugian Ditaksir Jutaan Rupiah
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Sopir dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah menyadari adanya kobaran api di bagian belakang.
Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah karena seluruh muatan hanger di dalam bak truk ludes tak tersisa menjadi arang.
Aparat kepolisian bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan, mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti dari kebakaran tersebut.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra











