Belasan Pemotor Berjatuhan, Tumpahan Oli Sepanjang 1 KM Teror Jalur Cibadak Sukabumi

Salah satu pengendara motor yang terjatuh di Jalan Nasional Cibadak. Jum'at, (5/6/26).

SUKABUMISATU.com – Ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di persimpangan Palabuhanratu (Simpang Ratu), Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendadak mencekam pada Jum’at (5/6/2026) malam. Pasalnya, ceceran oli misterius sepanjang kurang lebih 1 kilometer meneror para pengguna jalan dan menyebabkan belasan pengendara sepeda motor berjatuhan.

​Peristiwa yang diperkirakan terjadi mulai pukul 19.00 WIB ini sempat membuat warga dan pengguna jalan geger. Warga di sekitar lokasi kejadian awalnya tidak menyadari adanya tumpahan oli di atas permukaan aspal. Mereka baru tersadar setelah melihat para pemotor tiba-tiba tergelincir secara beruntun saat melintas.

​”Belum diketahui sumber tumpahan oli dari kendaraan apa. Saat itu sudah ada beberapa pengendara yang terjatuh akibat jalan licin,” ujar Agus, salah seorang warga di lokasi kejadian.

​Agus menambahkan, di titik tempatnya memantau saja sedikitnya ada delapan sepeda motor yang terjatuh. Bahkan, seorang pengendara dan penumpangnya terpaksa mengalami luka-luka akibat melindas permukaan jalan yang sangat licin tersebut.

Ceceran Oli Diduga dari Truk, Capai Radius 1 Kilometer

​Informasi mengenai adanya korban yang terus berjatuhan ini langsung direspons cepat oleh para relawan lokal. Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibadak, M Imam Ihsani Kamal, menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran begitu mendapat laporan dari warga di Simpang Ratu.

Baca Juga  Jalur Sukabumi Utara Padat Merayap, Imbas Penutupan Puncak Cianjur

​”Kami mendapati laporan dari warga atau teman-teman yang berada di Simpang Ratu Cibadak, ada korban berjatuhan karena ada tumpahan oli dari pengendara truk. Tumpahannya dari Jalan Siliwangi sampai Jalan Suryakencana Cibadak, sekitar 1 kilometer. Itu murni oli, bukan solar,” kata Imam.

​Melihat situasi yang membahayakan, para relawan dan Karang Taruna Cibadak langsung bahu-membahu di lokasi untuk membantu mengamankan situasi jalanan sambil menunggu armada penjinak api tiba.

Damkar Semprot Aspal Pakai Detergen, Sempat Terhambat Macet

​Mendapat laporan darurat tersebut, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko V Cibadak langsung menerjunkan armada rescue ke lokasi. Mengingat karakter oli yang kental dan licin, petugas tidak bisa membersihkannya hanya dengan semprotan air biasa.

​Komandan Pos (Danpos) Damkar Posko V Cibadak, Iyep Yosepa, membenarkan bahwa laporan masuk ke pihaknya dan langsung ditangani secara intensif.

​”Kami menurunkan satu unit pemadam kebakaran. Pembersihan menggunakan campuran air dan sabun detergen agar jalan tidak licin lagi, sebab kalau pakai air doang oli itu tidak bisa hilang,” jelas Iyep.

Baca Juga  Hindari Lubang di Jalan Sukawayana, Pengendara Motor Honda Revo Alami Luka Berat

​Iyep juga mengakui ada sedikit hambatan saat proses penyemprotan. Bukan karena masalah teknis pada alat, melainkan karena kondisi arus lalu lintas Cibadak yang malam itu sangat padat.

​”Kalau kendala teknis tidak ada. Namun Cibadak itu terkenal sebagai kota macet, jadi padatnya arus kendaraan agak menghambat kelancaran kita saat melakukan proses penyemprotan di jalan raya,” tambahnya.

Sinergi Lintas Unsur dan Imbauan Keselamatan

​Aksi tanggap darurat ini berjalan sukses berkat sinergi luar biasa di lapangan. Selain personil Damkar dan Babinsa Kelurahan Cibadak Serma Aprias Supriatna, penanganan ini juga melibatkan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Satpol PP, serta jajaran Satlantas Polres Sukabumi.

​Selama proses penyemprotan sabun berlangsung, personil kepolisian disiagakan di beberapa titik untuk mengatur arus lalu lintas guna mencegah adanya kendaraan yang melaju kencang dan memicu kecelakaan lanjutan.

​Serma Aprias Supriatna menceritakan, dirinya langsung putar balik begitu menerima laporan dari warga saat sedang dalam perjalanan pulang dari Koramil Cibadak.

​”Saat ini kami bersama Damkar dan relawan langsung membersihkan oli dengan menyemprotkan detergen supaya aspal tidak licin lagi dan tidak menambah korban berjatuhan,” tegas Serma Aprias di sela-sela evakuasi.

Baca Juga  Libur Panjang Isra Miraj, Tol Bocimi Arah Sukabumi Padat; Polisi Berlakukan One Way Sore Ini

​Di akhir evakuasi, seluruh petugas dan relawan kompak memberikan imbauan penting bagi masyarakat luas. “Himbauannya untuk para pengguna jalan, tolong jaga keselamatan, tetap waspada, dan selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di malam hari,” pungkas Imam selaku Ketua Karang Taruna.

​Kini, kondisi lalu lintas di Simpang Palabuhanratu Cibadak berangsur normal kembali setelah permukaan aspal dipastikan aman dan kesat dari sisa-sisa oli.

Reporter: Mawaldi

Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *