Jaga Kebugaran Pegawai, Disperkim Kabupaten Sukabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis

Dokumentasi Disperkim Kabupaten Sukabumi

SUKABUMISATU.COM, PALABUHANRATU – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya menjaga kebugaran para aparaturnya. Sedikitnya 70 pegawai mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dipusatkan di halaman kantor Disperkim, Palabuhanratu, Senin (4/5/2026).

​Kegiatan yang menggandeng Puskesmas Palabuhanratu ini difokuskan pada deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM). Hal ini dilakukan mengingat ancaman PTM yang kian meningkat dan berpotensi mengganggu produktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

​Pantauan di lokasi, para pegawai antusias mengikuti beragam rangkaian pemeriksaan. Mulai dari pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, hingga tes laboratorium sederhana seperti cek gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Baca Juga  Disperkim Kabupaten Sukabumi Matangkan Rencana Relokasi Warga Terdampak Pergerakan Tanah

​Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, ini adalah langkah konkret dalam menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pelayanan publik.

​”Kesehatan pegawai adalah fondasi utama pelayanan. Melalui deteksi dini ini, kami ingin memastikan seluruh pegawai tetap dalam kondisi prima saat melayani masyarakat,” ujar Sendi kepada awak media.

​Sendi menyoroti, risiko penyakit tidak menular akibat pola hidup modern saat ini menjadi perhatian serius. Ancaman ini menyasar siapa saja, termasuk ASN maupun PPPK, baik yang berstatus penuh waktu maupun paruh waktu. Oleh karena itu, skrining kesehatan rutin dianggap sebagai langkah preventif yang wajib dilakukan.

Baca Juga  Perkuat Disiplin dan Kualitas Pelayanan, Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Pimpin Apel Pagi

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program CKG ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam membangun budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan.

​”Kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga sehat. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kinerja organisasi kami ke depan,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *